MKS se-Indonesia, Nabil Muhammad Tepilih Menjadi Presiden
Ketua Umum HMJ MKS UIN Bandung

MUDANEWS.COM, Bandung – Forum Nasional Pertama Manajemen Keuangan Syari’ah (Fornas Makesya) se-Indonesia Tahun 2019 diselenggarakan di IAIN Tulungagung yang dilaksanakan pada 28 Oktober – 02 November 2019.

Forum Nasional MKS ini diikuti oleh jurusan MKS UIN, STAIN dan IAIN seluruh Indonesia yang terdiri dari 10 perguruan tinggi. Diantaranya UIN Sunan Kalijaga, UIN Sunan Gunung Djati, UIN Sulthan Thaha Saifudin Jambi, IAIN Langsa, IAIN Parepare, IAIN Ambon, IAIN Ternate, STAIN Bengkalis Riau, IAI Zainul Hasan Genggong Probolinggo, IAI Syekh Maulana Qori Jambi dan IAIN Tulungagung.

Dalam kegiatan Fornas MKS 2019 diselenggarakan juga perlombaan-perlomban yaitu Lomba Essay dan Lomba Stocklab. Kegiatan ini merupakan momen silaturahmi bagi jurusan MKS se-Indonesia. Selain itu, dilaksanakan Forum MKS se-Indonesia ini bertujuan untuk memilih Presiden Nasional Makesya se-Indonesia.

Pemilihan Presiden Nasional Makesya se-Indonesia dilaksanakan pada hari Jum’at 01 November 2019. Mekanisme pemilihan Presiden Nasional Makesya menggunakan sistem voting dengan empat (4) calon presnas. Setelah dilakukan pencocokan kriteria terhadap 4 calon presnas, 3 calon diantaranya tidak memenuhi persyaratan calon presnas. Nabil Muhammad Alawi, menjadi satu-satunya calon yang memenuhi persyaratan Presiden Nasional dan terpilih menjadi Presiden Nasional Makesya dengan aklamasi.

“Di dalam Kongres Fornas MKS pertama ini masih membutuhkan pembenahan baik legalitas, struktur, maupun arah program di dalam organisasinya. Harapannya untuk Fornas Manajemen Keuangan Syari’ah atau disingkat Fornas Makesya agar dapat sinergis, komunikatif, interaktif dan perkembangan kualitas moral, sosial dan keilmuan mengenai MKS dalam bingkai kekeluargaan,” tutur Nabil Muhammad Alawi, setelah resmi terpilih menjadi Presnas Makesya 2019.

MKS se-Indonesia, Nabil Muhammad Tepilih Menjadi Presiden
Forum Nasional MKS

Pelaksana Fornas Makesya Tahun 2019 yaitu Ketua Umum HMJ MKS IAIN Tulungagung, Muhammad Abd Rohman MZ menuturkan semoga Fornas Makesya dapat mengagendakan kembali pertemuan yang menitikberatkan kepada pelaksanaan tugas, fungsi dan usaha organisasi dalam waktu yang akan datang.

Ia juga berharap semoga Manajemen Keuangan Syari’ah dapat menjadi jurusan yang menjadi penopang pembangunan Ekonomi Indonesia dari segi keuangan syari’ah.

Fornas Makesya 2019 akan ditutup pada hari Sabtu, (02/11/2019). Setelah terpilihnya Nabil Muhammad Alawi sebagai Presiden Nasional Makesya 2019 diharapkan akan menjadi awal yang baik bagi jurusan MKS seluruh Indonesia, khususnya MKS UIN SGD Bandung.

“Selain itu, semoga Presnas Makesya dapat mengemban amanah dengan baik dan meningkatkan jurusan MKS agar dapat menajadi penopang pembangunan Keuangan Syari’ah di Indonesia,” tandas Rohman. Berita Bandung, red