Polsek Dolok Masihul, Gerebek Mahrup saat Lagi Paketin Sabu

Polsek Dolok Masihul
Mahrup (tengah) diamankan bersama barang bukti

MUDANEWS.COM, Serdang Bedagai – Mahrup (51) tak berkutik saat digerebek Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul di rumahnya, di Dusun II, Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara pada Rabu (6/1/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Dari TKP, turut disita petugas barang bukti 1 lembar plastik klip transparan sedang yang berisikan butiran kristal warna putih yang diduga sabu, 5 lembar plastik klip transparan kecil yang berisikan butiran kristal warna putih yang diduga sabu.

1 lembar plastik klip transparan kecil sisa sabu, 1 lembar plastik klip transparan sedang kosong, 1 lembar plastik klip transparan besar yanh berisikan 60 plastik klip transparan kecil kosong, 1 gunting sedang,1 pisau silet, uang Rp230 ribu dan 1 unit HP.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH MHum didampingi Kapolsek Dolok Masihul AKP Khairul Saleh mengatakan, Senin (11/1/2021) penangkapan tersangka menindak lanjuti informasi dari masyarakat tentang sering terjadi peredaran gelap narkotika di TKP.

Selanjutnya Kanit Reskrim Polsek Dolmas IPDA Zulfan Ahmadi SH bersama anggota opsnal melakukan serangkaian penyelidikan guna mengetahui keberadaan target operasi (TO)  yang berada dirumahnya.

Tanpa membuang waktu, Kanit Reskrim Ipda Zulfan Ahmad SH bersama tim opsnal langsung melakukan penggerebekan dan menemukan tersangka di dalam kamar sedang mengecak atau mempaketin sabu.

Dengan disaksikan Kepala Desa Tanjung Harap, Dermawan dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti diruang tamu yang diakui adalah miliknya.

Dari hasil interogasi bahwa tersangka Mahrup memperoleh narkotika sabu dari seseorang yang dikenal bernama Ayah (55) warga Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang.

Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap Ayah, namun Tersangka tidak mengetahui rumahnya sehingga tersangka bersama barang bukti diboyong ke komando.

“Tersangka dikenakan pasal 114  subs pasal 112 dari UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Kapolres. (Dodi Kurniawan)