Presma STAI JM Tanjungpura, Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Siswi SD 050779 Perkebunan

Presma STAI JM Tanjungpura, Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Siswi SD 050779 Perkebunan
Presiden Mahasiswa STAI JM Tanjungpura, Riza Ansyari

MUDANEWS.COM, Langkat  – Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah (STAI JM) Tanjung Pura Langkat atau sering disebut Presiden Mahasiswa (Presma) STAI JM Riza Ansyari meminta kepada pihak kepolisian segera usut tuntas terkait kasus dugaan pelecehan siswi oleh seorang oknum Guru SD 050779 Desa Perkebunan Perapen Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat yang berinisial UG.

Presiden Mahasiswa STAI JM Langkat ini berharap pihak kepolisian tegas dalam menjatuhkan sanksi kepada oknum guru berinisial UG tersebut. Jika oknum guru terbukti berbuat tidak senonoh kepada peserta didiknya.

“Ini tidak mencerminkan seorang guru seorang pendidik seharusnya mendidik peserta didik nya dengan baik dan benar. Ini pasti ada yang menyeleneh dalam mekanisme pengawasan untuk peserta didik,” tegasnya, Senin (13/1/2020).

Dan ia juga menegaskan, peristiwa itu lagi lagi mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Langkat. Tetap saja institusi pendidikan terkena imbasnya.

“Kami juga akan meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak main main dalam persoalan ini. Pihak kepolisian harus tegas segera mengambil tindakan, kepada pelaku dugaan pelecehan siswi yang terjadi di SD 050779 Desa Perkebunan Perapen Kecamatan Pematang Jaya Kabupaten Langkat,” pungkas Riza Ansyari Presiden Mahasiswa STAI JM Langkat juga merupakan Sekretaris II PC PMII Langkat-Binjai.

Terpisah, saat mudanews.com konfirmasi  Kepala Sekolah Suar Ningsih pada Kamis (16/1/2020) membenarkan adanya dugaan pelecehan terhadap siswinya, untuk peristiwannya tanya sama kepolisian.

“Awalnya 2 Januari 2020 dicari oknum guru itu di sekolah, karena libur tidak ada. Terus ke kantor kepala desa, kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian Pematang Jaya,” kata Kepsek.

Ningsih mengatakan guru tersebut ada Senin 6 Januari 2020, sudah tidak ada semenjak Jumat 10 Januari 2020 sampai sekarang. Berita Langkat, red