Menkopolhukam Wiranto di Tusuk, Warga Labuhanbatu Berharap Masalah Penyerangan Diungkap
Wiranto di Rumah Sakit

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Petugas Kepolisian Pandeglang Langsung mengamankan Fitri Andriana Binti Sunarto (21) bersama suaminya Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) setelah melakukan aksi tetor dengan melakukan penusukan dengan membabi buta Kamis (10/10/2010) di Lapangan Alun – alun Menes Ds. Purwaraja Kec. Menes Kab. Pandeglang.

Tidak tanggung tanggung korban dari tersangka pasutri ini adalah Jenderal TNI (Purn) DR. H. Wiranto, SH., (Menko Polhukam), Kompol Dariyanto SH, MH (Kapolsek Menes), Sdr. H. Fuad, Sehingga membuat warga indonesia fan berbagai elemen masyarakat marah fan memneri tanggapan.

Seperti halnya Relawan Gerakan Rakyat Semesta Indonesia (GRSI) Ismail Marzuki meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menindak tegas pelaku penusukan Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) DR H Wiranto, SH.

“Aparat penegak hukum harus segera tindak tegas,” ujarnya, Kamis (10/10/2019) sore.

Ismail Marzuki juga menegaskan, ini menjadi iktibar kedepan untuk pengawalan/keamanan lebih ketat lagi terhadap pejabat negara.

“Agar tidak terulang kemabali kejadian seperti ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Jenderal TNI (Purn) DR. H. Wiranto, SH., (Menko Polhukam), Kompol Dariyanto SH, MH (Kapolsek Menes), Sdr. H. Fuad. Namun secara tiba-tiba langsung menyerang/menusuk kebagian perut Jenderal TNI (Purn) DR. H. Wiranto, SH., (Menko Polhukam) dengan sajam berupa gunting secara membabi buta sehingga mengakibatkan luka tusuk pada Kompol Dariyanto SH, MH (Kapolsek Menes) dibagian punggung, Sdr. H. Fuad (dada debelah kiri atas).

Namun, sebagian masyarakat berkomentar, kenapa pejabat pejabat pada setingkat korban pada saat itu kurang pengawalan. Mengingat Kapolsek saja di negara ini punya ajudan. Jadi harapan masyarakat, terlebih masyarakat Labuhanbatu Raya berharap akar dari penyerangan ini bisa cepat terungkap. Berita Labuhanbatu, Denni Pardosi