FAM Sumut, Diduga DC PAMSIMAS Paluta Bermain Bantuan Keuangan NegaraFAM Sumut, Diduga DC PAMSIMAS Palas Utara Bermain Bantuan Keuangan Negara
FAM Sumut saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejatisu

MUDANEWS.COM, Padang Lawas Utara – Forum Aspirasi Mahasiswa Sumatera Utara (FAM Sumut) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejatisu dan Satker Air Minum Jalan Gaperta. Dalam Aksi ini menuding bahwa DC PAMSIMAS Padang Lawas Utara diduga bermain terhadapat Bantuan Keuangan Negara tersebut.

“Banyak Proyek Pamsimas di Padang Lawas Utara yang mangkrak dan tidak berguna atau tidak berfungsi, bahkan salah satunya di Kampung Kelahiran Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Desa Hotaksasa Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara, diketahui bahwa dana ini sudah di pungut iuran dan biaya pengerjaan dari Dana Desa sekitar 30 % dari Anggaran APBN 70 % masyarakat sudah sangat kecewa, ini diduga karena Failitator atau Konsultan sudah salah dari awal dan dimana sistem kontruksi dan diduga mencari keuntungan dari bahan-bahan matreil yang diduga bermain dengan distributor di Padang Lawas Utara,” kata Sofyandi Lubis.

Massa sangat kecewa terhadap satker yang menangani PAMSIMAS tersebut dimana dalam aksi kedua ini ditanggapi oleh pihak yang tidak berkompeten. Ditanya terkait tindak lanjut mereka terhadap aksi minggu yang lalu mereka katanya sudah turun tapi dibilang lagi belum. “Kan aneh-aneh aja, dimana yang menanggapi yaitu Esta Saragih Staf Air Minum, dan David Pilings Staf Satker Lingkungan. Jadi seolah olah mereka membackup Distrik koordinator Ligiono dan Fasilitator lainnya di Paluta. Kami meminta ketegasan dan tanggung jawab Satker yang merekrut mereka,” ucap Sopyandi Lubis.

FAM Sumut, Diduga DC PAMSIMAS Palas Utara Bermain Bantuan Keuangan Negara
FAM Sumut saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejatisu

“Di kejatisu kita disambut Sumanggat dia juga merasa kecewa karna ini proyek harusnya memberi manfaat dan di Kampung Kelahiran Bapak Kejati pula katanya dan akan segera berkordinasi dengan pimpinan,” kata Sofyandi Lubis.

Massa meminta agar pihak kejaksaan melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. “Dan akan kita lakukan unjuk rasa sampe ini tuntas,” pungkasnya.  Berita Padang Lawas Utara, red