Polsek Panai Hilir, Hanya Asumsi Mengatakan Kapolsek Tidak Bekerja
Kapolsek Panai Hilir menerima massa aksi, Jumat (13/09/2019).

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Tokoh pemuda dan masyarakat Panai Hilir menyesalkan adanya spanduk yang bertuliskan Copot Kapolsek Panai Hilir pada unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pemuda Mahasiswa Kecamatan Panai Hilir Jumat (13/9/209) menilai rangkaian tersebut terlalu berlebihan, Selasa (17/09/19).

Salah satunya Edi Pasaribu Warga Lingkungan I Kelurahan Sei Berombang menilai Kinerja Kapolsek Panai Hilir AKP Budiarto sangat berprestasi, giat sambang dan penegakan hukum kriminal serta pemberantasan narkotika. Demikian tanggapan sejumlah Tokoh Pemuda Kecamatan Panai Hilir.

“Saya merasa kecewa adanya segelintir informasi menyebut Kapolsek Panai Hilir AKP Budiarto tidak berbuat. jujur saja, Kapolsek AKP Budiarto bekerja dengan baik, beliau sangat ringan langkah hadir ditengah tengah masyarakat, kemarin kami sama melayat, Kapolsek Panai Hilir santun bermasyarakat,” ujar Edi.

Nah, kami mengapresiasi Kapolsek Budiarto berhasil membuktikan, meringkus 4 orang pelaku narkotika, dari sei sakat yang merupakan daerah rawan peredaran obat terlarang, tidak ada yang lepas. ”Yang mana sebelum sebelumnya lingkungan itu diduga tidak tersentuh aparat,” tegas Edi.

Muhammad Ikhwan (50), Warga Kelurahan Sei Berombang juga menyesalkan adanya asumsi publik yang menyebut Kapolsek tidak bekerja, karena hal itu hanyalah asumsi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dia turut menyesalkan adanya asumsi Publik yang menilai Kapolsek AKP Budiarto tidak bekerja, beliau sosok Kapolsek yang bermasyarakat, Tegas, Terukur dan penuh disiplin, selama beliau menjabat banyak prestasi mengungkap peredaran kasus Narkoba.

“Saya meminta Kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Bapak Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang agar mendengar kan tanggapan sejumlah tokoh,” tutup Muhammad Ikhwan. Berita Labuhanbatu, Denni Pardosi