HMI Minta Kesawan City Walk Tetap Berjalan, Ini Sarannya

Covid-19 di Sumut Makin Ganas, HMI Nilai Gubsu Edy Sibuk Urus Hal Tak Penting
Ketum Badko HMI Sumut, Muhammad Alwi Hasbi Silalahi

MUDANEWS.COM, Medan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) meminta agar pusat kuliner Kesawan City Walk di Medan tetap berjalan. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami melihat ini merupakan hal positif khususnya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu harapannya agar Kesawan ini dipertahankan,” kata Ketua Umum Badko HMI Sumut Muhammad Alwi Hasbi Silalahi, Minggu (2/5/2021).

Selain untuk meningkatkan ekonomi, Hasbi menilai program ini juga berguna untuk pengembangan wilayah Kesawan. Menurutnya Kesawan memang layak dijadikan untuk tempat wisata di malam hari.

“Kesawan itu punya nilai sejarah. Daerah yang memiliki sejarah serta bangunan-bangunan tua seperti itu harus dilestarikan. Inilah konsep yang benar, harapannya terus ada perbaikan di wilayah itu,” tutur Hasbi.

Hasbi menyarankan, Pemerintah Kota Medan juga harus lebih giat mempromosikan daerah Kesawan hingga ke seluruh Indonesia. Dia juga meminta agar Kesawan juga memperkenalkan kuliner hingga kebudayaan asli Medan.

“Kuatkan di kuliner Medan nya dulu, misalkan mi balap ataupun bubur pedas. Jadi pendatang di Kesawan itu bisa melihat ini loh kuliner Medan,” tambahnya.

Selain itu, Hasbi juga meminta agar penataan wilayah Kesawan lebih baik. Salah satu yang disoroti Hasbi adalah keberadaan lahan parkir.

“Saya lihat parkir masih belum beraturan. Harusnya kan bisa ditata lagi, dari parkir ini bisa menambah pendapatan Kota Medan juga kan,” tutur Hasbi.

Terkait kerumunan yang sering terjadi di Kesawan, menurut Hasbi hal itu bisa diselesaikan dengan pengaturan protokol kesehatan yang lebih dekat. Pengunjung yang datang menurut Hasbi bisa diatur sehingga tidak berkerumun.

“Misalkan dibut tiga gelombang. Kalau sudah terlihat ramai, yang baru datang jangan di kasih masuk lagi, berarti penjagaan nya diperketat. Nanti kalau sudah banyak yang pulang, baru di kasih lagi masuk bagi yang baru datang,” jelasnya. (red)