Ekspor Bisa Saja Membaik di Tahun 2021, Tapi dengan Catatan

Ekspor Bisa Saja Membaik di Tahun 2021, Tapi dengan Catatan
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – Ekspor Sumatera Utara (Sumut) memang bisa tumbuh lebih baik di tahun depan. Namun angkanya sulit diperkirakan. Kita menatap kinerja ekspor di tahun depan dengan melihat adanya pemulihan ekonomi di sejumlah negara besar khususnya China dan AS. Namun tantangan kedepan juga tidak kalah sulit. Ada sejumlah masalah mendasar seperti bagaimana kemungkinan nantinya hubungan dagang antara AS dengan China.

“Di pemerintahan Joe Biden nantinya, bisa saja perang dagang berlanjut. Ini bisa memperburuk ekspektasi kinerja ekspor. Sekalipun sejauh ini kita melihat adanya pemulihan ekonomi global pasca pandemic Covid-19. Meskipun banyak negara yang tengah berada dalam resesi. Akan tetapi saya mengkuatirkan adanya perlambatan kinerja ekonomi global yang lagi-lagi bisa memperburuk kinerja ekspor tanah air,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Sumatera Utara, Selasa (29/12/2020).

Memang belakangan beberapa komoditas ekspor Sumut seperti CPO mengalami kenaikan harga. Sementara itu, harga batu bara juga mengalami kenaikan. Ada harapan akan adanya pemulihan kinerja ekspor yang bisa dihitung dengan cara nominal karena kenaikan harga.

“Akan tetapi mutasi corona yang lebih ganas ini bisa membuat banyak negara mengambil langkah karantina wilayahnya. Ini bisa menghambat kinerja ekspor nantinya. Sementara itu, hubungan dagang antara AS dan China yang sepertinya belum akan membaik juga menjadi masalah mendasar yang bisa menekan kinerja ekspor,” ujarnya.

Benjamin menjelaskan, jika tidak terjadi karantina wilayah yang seburuk saat pandemic mulai terjadi, ada hubungan yang membaik antara AS dengan China, penyebaran coronan terkendali, maka kondisi tersebut akan membuat kinerja ekspor di tahun depan pasti akan mengalami pemulihan.

“Namun, itu masih sebatas harapan. Jadi memang ekspor kita masih akan mengalami tekanan sekalipun kinerjanya berpeluang akan lebih baik di tahun 2021 mendatang. Sebagai catatan, jangan terlalu mematok target ekspor yang tidak masuk akal. Karena banyak variabel yang sulit diprediksikan dan bisa membuat kinerja ekspor tidak sebaik yang diharapkan,” pungkasnya.