Rupiah Melemah ke 14.200, IHSG Anjlok Dekati 6.000  

Awal Pekan IHSG Dibuka Naik, Rupiah Belum Tertolong Sekalipun Stimulus AS Di Sepakati
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – IHSG terpuruk cukup dalam pada perdagangan hari ini. Tekanan eksternal yang memicu penurunan IHSG dimanfaatkan untuk melakukan aksi profit taking oleh sejumlah investor.

“Keputusan tersebut diambil setelah memanfaatkan kenaikan kinerja indeks bursa saham sebelumnya. Walaupun terjadi koreksi yang cukup besar, namun IHSG masih mampu bertahan di atas level 6.000,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Sumatera Utara, Selasa (22/12/2020).

Koreksi yang terjadi pada pasar saham hari ini terjadi lebih cepat dari ekspektasi sebelumnya. Dimana mungkin koreksi baru akan terjadi besok atau justru setelah libur natal terlewati. Atau potensi koreksi di pembukaan perdagangan pekan depan.

“Namun, sentiment buruk seperti ini bukanlah koreksi yang perlu dikuatirkan akan memicu terjadinya penjualan massif di pasar keuangan tanah air,” ujarnya.

IHSG pada hari ini ditutup melemah 2.31% di level 6.023,29. Menjelang libur natal besok, pelaku pasar bisa saja melanjutkan aksi jualnya.

“Pelaku pasar akan lebih berhati-hati dengan potensi tekanan yang muncul seandainya selama libur natal nanti ada sentiment buruk yang muncul dan sulit diprediksikan,” ujarnya.

Sementara itu, mata uang Rupiah diperdagangkan melemah di level 14.205 per US Dolarnya. Kinerja mata uang rupiah terpuruk seirama dengan pelemahan IHSG pada pedagangan hari ini.

“Kinerja pasar keuangan dalam tekanan yang cukup besar seiring dengan kekuatiran investor terkait mutasi corona yang membuat penyebaran Covid-19 menjadi tidak terkendali,” ujar Benjamin. (red)