Jangan Terlalu Berharap IHSG Bisa Tembus 6.000 Akhir Pekan Ini

Pilkada Berjalan Damai, IHSG dan Rupiah Menguat
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – Kenaikan cukai rokok berdampak buruk bagi kinerja harga saham rokok di bursa efek Indonesia. Tekanan IHSG pada perdagangan kemarin juga sangat dipengaruhi oleh tekanan pada sejumlah perusahaan rokok tersebut.

“Kinerja perusahaan rokok yang terpuruk menggiring aksi jual pada IHSG secara menyeluruh,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Sumatera Utara, Jumat (11/12/2020).

Bursa saham di hari ini akan mendapatkan sentiment positif dari perkembangan stimulus di eropa.

“Diperkriakan akan membuat IHSG terus menguat dan mencoba mendekati level 6.000. Walaupun bukan level yang mudah untuk ditembus. Pagi ini IHSG dibuka menguat di level 5.969,76. Namun jangan terlalu berharap IHSG bisa melewati level 6.000 di hari ini,” imbuhnya.

Dari sentiment eskternal, pelaku pasar menantikan paket stimulus fiscal yang akan digelontorkan di AS. Meskipun belum juga menemui titik terang. Sehingga pelaku pasar akan lebih memilih posisi wait and see ketimbang melakukan banyak transaksi.

“Senada dengan IHSG, mata uang Rupiah dibuka menguat pada perdagangan pagi ini. Rupiah sejauh ini berada di level 14.095 per US Dolar. Tekanan pada mata uang US Dolar di pasar global masih menjadi pendorong penguatan sejumlah mata uang Negara ain termasuk Rupiah,” jelas Benjamin. (red)