Anggota DPR RI Rudi Hartono Bangun, Mempertanyakan Dengan Menkeu Soal Garuda Indonesia yang Meminta PMN

Anggota DPR RI Rudi Hartono Bangun, Mempertanyakan Dengan Menkeu Soal Garuda Indonesia yang Meminta PMN
Anggota DPR RI, Rudi Hartono Bangun SE MAP

MUDANEWS.COM, Jakarta – Dari 9 BUMN yang meminta penyertaan modal negara (PMN) memang ada beberapa yang layak dan harus didukung kinerjanya seperti BUMN Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Penjamin Insfrastruktur Negara (PII), Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang mana di BUMN tersebut selama ini bisa dilihat jelas kinerja BUMN nya dan laba yang diperoleh dari PMN tiap tahun terus meningkat.

“Artinya tata kelola dan manajemennya dalam mengelola uang rakyat tidak diragukan,” jelas Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rudi Hartono Bangun SE MAP, Selasa (15/9/2020) di Jakarta.

Selain itu juga tentang BUMN Garuda Indonesia yang mana meminta PMN atau penyertaan modal yang nilainya diatas Rp. 2 triliun.

Dalam rapat kerja (Raker) ini, saya ingin bertanya kepada ibu Menteri Keuangan (Menkeu) dan mengingatkan bahwa BUMN PT Garuda Indonesia adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dimiliki banyak pihak mulai swasta hingga perorangan.

“Jadi bagaimana dasar hukumnya perusahaan terbuka dikelola dan labanya dinikmati orang banyak. Lalu mau diberi suntikan modal dari negara yang bersumber dari pajak rakyat. Bagaimana aturan dan UU yang mendasari hingga Menkeu dan Dirjen mau memberikan uang tersebut, tolong dijelaskan, ini uang besar dan uang rakyat,” tandas Rudi yang merupakan politisi Partai Nasdem itu. Berita Jakarta, red