DPP Koalisi Muslim Millenial, Ajak Anak Millenial Sumut Lirik Sektor Pertanian Sejak Dini

DPP Koalisi Muslim Millenial, Ajak Anak Millenial Sumut Lirik Sektor Pertanian Sejak Dini
Ketua Umum DPP Koalisi Muslim Millenial Zulkifli, S.Pd.I.

MUDANEWS.COM, Medan – Meskipun saat ini Sumatera Utara sudah ditetapkan Kementerian Pertanian untuk program Lumbung Pangan, akan tetapi di tengah kondisi pandemi seperti ini DPP Koalisi Muslim Millenial (Komunal) mengajak dan menghimbau anak-anak millenial di Sumatera Utara untuk mulai melirik kembali sektor pertanian sejak dini.

“Saya mengajak anak-anak millenial di Sumatera Utara untuk menjadikan bertani sebagai lifestyle dalam kehidupan di masa sekarang,” kata Ketua Umum DPP Koalisi Muslim Millenial Zulkifli, S.Pd.I.

Anak millenial Sumatera Utara jangan menunggu program nasional itu turun baru memulai untuk bertani, tetapi dibudidayakan sejak sekarang, dimulai dari membuat lokasi pertanian di pekarangan rumah atau dibuat pot-pot untuk tanaman yang mau dibudidayakan bahkan anak-anak millenial bisa mencoba hidroponik.

Lanjut Zul yang juga saat ini sudah melirik kembali pertanian dan membudidayakan tanaman jagung yang berlokasi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, ia mengatakan “Kedepan kita anak-anak millenial yang fokus pada pertanian akan berkoordinasi dan bermitra dengan Dinas Pertanian Sumatera Utara, karena dalam waktu dekat kita akan buat program Tani Millenial,” ujarnya.

Kemudian ia juga menjelaskan akan mengintegrasikan startup yang ada di Sumut dan UMKM agar hasil tani yang di tanam bisa dilihat konsumen secara nasional dan regional.

“Kita coba nantinya melakukan pengintegrasian Startup dan UMKM, kita juga akan terus melakukan inovasi-inovasi pertanian yang jauh lebih kreatif da produktif,” ujarnya.

“Ini merupakan harapan baru bagi masyarakat dan anak millenial. Anak millenial Sumatera Utara harus bisa menjadikan petani millenial di pulau Jawa sebagai role modelnya dan kedepan petani millenial Sumatera Utara harus menjadi motor penggerak untuk pertanian Indonesia,” harapnya. Berita Medan, red