Ditemukannya Vaksin Corona Buat Harga CPO Melambung

Ditemukannya Vaksin Corona Buat Harga CPO Melambung
Ilustrasi Tandan Buah Segar (TBS) Sawit. (dok. Istimewa)

MUDANEWS.COM, Medan – Harga minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil mengalami kenaikan yang sangat tajam belakangan ini.

“Kinerja harga CPO mengalami kenaikan setelah sejumlah sentiment positif diantaranya pada hari ini, dimana ada kenaikan harga minyak mentah dunia. Serta optimis pelaku ekonomi global seiring ada progress positif dari temuan vaksin untuk corona,” jelas Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Selasa (19/5/2020).

Sentimen tersebut, lanjutnya,  membuat sejumlah harga komoditas mengalami kenaikan tanpa terkecuali harga CPO.

“Pada hari ini saja CPO diperdagangkan di kisaran level 2.164 ringgit per ton. Setelah di pekan lalu sempat di kisaran 2000 ringgit saja. Kenaikan harga CPO ini tentunya akan menjadi kabar baik bagi pelaku pasar. Dan diyakini akan menjadi salah satu sentiment baik bagi pasar keuangan juga,” sambungnya.

Kenaikan harga CPO ini akan memberikan efek positif bagi petani sawit. “Akan tetapi, saya memperkirakan setelah lebaran petani baru akan menikmati kenaikan harga CPO tersebut. Dengan catatan tidak ada tekanan terhadap harga CPO ke depan yang justru merusak ekspektasi kita semua,” kata Benjamin.

Benjamin menerangkan, CPO sendiri harganya masih terombang ambing di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi corona. Namun sentiment negatifnya masih terlalu banyak saat ini.

“Dimana pasokan yang melimpah, tensi perang dagang yang meningkat ditambah dengan konflik di laut china selatan. Semuanya masih membuka peluang bagi harga CPO untuk terkoreksi,” tambahnya.

Walhasil, jika kondisi ekonomi mampu kembali normal di bulan juni mendatang. Atau pemerintah pada akhirnya memilih melonggarkan PSBB atau meniadakannya. Maka tren konsumsi BBM akan mengalami kenaikan.

“Di saat itu pula konsumsi CPO untuk kebutuhan bio solar juga berpeluang mengalami kenaikan. Semoga semua harapan itu bisa terlaksana nantinya,” jelas Gunawan Benjamin. Berita Medan, red