China Memasuki Pandemi Corona Kedua, Sentimen Pasar Akan Buruk

China Memasuki Pandemi Corona Kedua, Sentimen Pasar Akan Buruk
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka menguat pada perdagangan pagi ini. IHSG dibuka naik di level 4.512,33 dan masih mampu diperdagangkan di teritori positif di kisaran level 4.500-an, setelah sempat jeblok di bawah 4500. Kondisi mata uang Rupiah juga relatif stabil dengan kecenderungan menguat dikisaran 14.855 per US Dolar. Jika disimpulkan kondisi pasar keuangan kita pada hari ini masih rawan koreksi dan berpeluang diperdagangkan di dua zona.

“Sentimen yang di tunggu pelaku pasar adalah rapat Gubernur Bank Sentral Indonesia yang akan menentukan besaran suku bunga acuannya. Diperkirakan keputusan akan besaran suku bunga keluar besok. Dan diperkirakan akan diturunkan sebesar 25 basis poin nantinya,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin di Medan, Senin (18/5/2020).

Namun demikian, jelas Benjamin, sinyal perang dagang masih terus berkomandang hingga hari ini. Disisi lainnya, tren perkembangan ekonomi global telah memasuki masa suram dimana pertumbuhan ekonomi banyak negara besar negative. Bahkan jepang secara teknis sudah masuk dalam jurang resesi.

“Dari china, sejumlah ahli menyatakan bahwa China tengah memasuki gelombang pandemic corona ke dua. Yang jelas lagi-lagi akan membuat sentiment negative pasar akan kembali memburuk. Pekan ini akan menjadi pekan yang kurang bersahabat bagi pelaku pasar. Kondisi pasar keuangan berada dalam tekanan di tengah buruknya sentimen saat ini,” ungkap Benjamin. Berita Medan, red