Bingung soal Insentif Kartu Prakerja? Ini Jumlahnya Hingga Kapan Dapatnya

Insentif Kartu Prakerja Tak Kunjung Cair
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM, Medan – Saat ini proses pendaftaran kartu Prakerja sudah memasuki gelombang ketiga.

Direktur Komunikasi Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky mengatakan pendaftaran sudah dibuka sejak Senin (26/4/2020) dan peserta yang lolos akan diumumkan pada Kamis (30/4/2020).

Bagi peserta gelombang 1 dan 2 sudah bisa mulai ikut pelatihan saat saldo sudah masuk ke rekening.

Peserta bisa mengeceknya di dashboard atau laman utama saat membuka akun Prakerja di laman prakerja.go.id Panji menyampaikan fasilitas-fasilitas yang akan didapatkan oleh peserta yang lolos antara lain:

  1. uang pelatihan (Rp 1 juta)
  2. insentif pasca-pelatihan (Rp 2,4 juta)
  3. insentif survei kebekerjaan (Rp 150.000)

Dengan uang Rp 1 juta itu, peserta bebas memilih pelatihan yang sesuai dengan minatnya.

Bisa digunakan untuk mendaftar beberapa pelatihan jika saldo masih mencukupi, karena harga pelatihan berkisar dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Adapun untuk insentif pasca-pelatihan jumlahnya Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan. Totalnya Rp 2,4 juta.

Panji menjelaskan, uangnya ditransfer setelah penuntasan pelatihan oleh peserta dan peserta telah memberikan ulasan serta nilai kepada lembaga pelatihan.

“Iya, baru ditransfer setelah peserta tuntaskan pelatihan pertama yang diikuti,” ujarnya pada Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Lebih lanjut Panji menjelaskan, pelatihan pertama harus dimulai dalam 30 hari sejak peserta menerima saldo Kartu Prakerja.

Jika tidak dimanfaatkan dalam 30 hari, maka saldo hangus dan kembali ke kas negara. Lalu nantinya uang tersebut akan dialokasikan ke pendaftar lain.

Sementara itu jika peserta ingin mengikuti pelatihan kedua, ketiga, dan seterusnya (selama saldo masih mencukupi), masih bisa sampai dengan akhir tahun anggaran berjalan, yaitu 31 Desember 2020.

Mengenai insentif survei kebekerjaan, peserta yang lolos akan mendapatkan uang Rp 50.000 per survei.

Panji menjelaskan, setelah beberapa bulan peserta mendapat Kartu Prakerja, mereka harus mengisi survei kebekerjaan. Akan ada 3 kali survei.

“Survei itu terhadap status kebekerjaan peserta dan evaluasi terhadap program. Dilakukan oleh Manajemen Pelaksana di situs Prakerja,” kata Panji.

Jika peserta telah mengisi semua survei, maka akan mendapat total Rp 150.000.

Peruntukan dana insentif prakerja Panji mengatakan dana insentif dapat digunakan penerima manfaat secara bebas. Baik itu memenuhi kebutuhan hidup, modal usaha, dan lainnya.

Seluruh dana insentif nantinya akan ditransfer ke rekening BNI atau rekening e-money yang telah didaftarkan peserta saat mereka sudah mendapat saldo.

Adapun e-money atau e-wallet yang tersedia adalah GoPay, OVO, dan LinkAja.

Selain dalam bentuk e-money, peserta juga tetap dapat mencairkan uang tersebut dengan mengirimkannya ke rekening pribadi.

Sumber : kompas.com