Zonny Waldi
Zonny Waldi

MUDANews.com, Medan (Sumut) – Seperti diketahui, pada Selasa (3/1) dini hari telah terjadi konflik antar nelayan di perairan Bagan Belawan. Konflik terjadi antara nelayan tradisional yang tergabung dalam PNTI Medan dan nelayan yang menangkap ikan dengan alat tangkap dilarang, kapal gerandong (pukat tarik dua).

Atas kejadian tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zonny Waldi langsung bertindak cepat untuk menenangkan situasi. Ia langsung mendatangi kedua belah pihak yang telah berkonflik, Rabu (4/1).

Zonny menerangkan, saat berada di sana, dirinya langsung melakukan pembinaan  terhadap keduanya.

“Pembinaan telah dilakukan. Yang tertangkap akan terus dibina, begitu juga yang menangkap,” katanya saat diwawancarai MUDANews.com, Kamis (5/1).

Konflik yang berujung kepada penangkapan secara main hakim sendiri oleh kubu PNTI Medan tersebut menurut Zonny merupakan sebuah hal yang sebenarnya tidak patut terjadi.

“Kalau terjadi pelanggaran penangkapan ikan pada jalur yang tidak pas oleh nelayan, agar nelayan dapat melaporkan ke Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan. Jangan main hakim sendiri,” jelasnya.[am]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here