PPDB Online Sumut 2019
Ketua Umum DPP JAMIN Sumut Ir. H. Erwan Rozadi Nasution minta agar Gubernur Sumut dapat segera menggali informasi indikasi penyimpangan PPDB Online 2019 di Sumut, juga klarifikasi dari Kadisdik Arsya Lubis sebagai pembantunya yang bertanggungjawab dalam masalah PPDB di Sumatra Utara. (fian)

MUDANEWS.COM, Medan – Ketua Umum DPP Relawan Jokowi-Maruf Amin (JAMIN) Sumut Ir. H. Erwan Rozadi Nasution berang, saat mengetahui informasi adanya ratusan siswa dalam daftar zonasi disekolah menengah atas negeri yang ada di Kota Medan, tidak lulus ke SMA Negeri yang ditujunya. Hal tersebut terekam saat menerima, Ismail Marzuki, M. Fahmi dkk, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemerhati Peduli Sumatra Utara, di Sekretariat JAMIN Sumut Jalan T. Cik Di Tiro No. 52 Medan, (4/7/2019).

“Waduh kenapa bisa begini, ini bukan main-main. Lagi itu Kadisdik harus memberikan klarifikasi dengan adanya temuan data-data ini,” lugas Ir. H. Erwan Rozadi Nasution.

Erwan menyayangkan, jika benar data yang ditunjukkan Ismail Marzuki , M. Fahmi dkk tersebut adalah pengumuman di web Dinas Pendidikan Sumatra Utara, yang menjadi tumpangan bagi pengumuman kelulusan siswa Peserta Didik tahun 2019. Maka hal itu menjadi musibah bagi dunia pendidikan nasional dan tidak hanya di Sumatra Utara.

“Saya sebenarnya juga kurang paham masalah Zonasi-zonasi ini, tapi melihat data-data yang ditunjukkan Ismail, Fahmi dkk barulah saya mengerti. Adanya tidak transparansi dalam pengumuman kelulusan siswa baru, dimana sepertinya ada kesan mengurangi jumlah siswa yang lulus dari total daya tampung yang ada di sekolah-sekolah,” ujar Ir. Erwan Rozadi Nasution.

Karenanya Erwan Rozadi berharap agar Gubernur Sumatra Utara dapat segera menuntaskan polemik PPDB Online tersebut, apalagi saat ini kesannya sistim Zonasi yang diberlakukan pemerintah pusat seolah tidak memihak masyarakat. Padahal dilapangan kenyataannya, ada oknum-oknum yang membuat pelaksanaan Zonasi kesannya menjadi buruk.

“Kondisi ini jangan dibiarkan berlarut-larut, hingga masyarakat yang tekena dampak tidak konsistensi panitia pelaksana PPDB menjalankan prinisip-prinsip yang ditentukan oleh pemerintah pusat. Karena ketidaktahuannya malah menuding, pemerintah pusat yang tidak peka dengan kondisi masyarakat,” tutup Ir. H. Erwan Rozadi Nasution.

Antarkan Data ke KPK

Usainya Ismail Marzuki, M. Fahmi dkk menyampaikan indikasi tidak konsistennya panitia PPDB online Sumut 2019, Ismail menginformasikan segera berangkat ke Jakarta, Guna menyampaikan data-data dugaan pelanggaran pelaksanaan PPDB Online di Sumut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, Staf Khusus Presiden Jokowi, Kapolri dan Jaksa Agung.

“Ini saya mewakili kawan-kawan berangkat ke Jakarta,” ujar Kader PDI-P tersebut sambil bergegas menuju Bandara KNIA, sambil menenteng sebuah tas yang berisi data dugaan penyimpangan PPDB Online di Sumatra Utara.

Kadisdik Sumut Arsyad Lubis dan Ketua Panita Ruslan yang coba dihubungi wartawan lewat seluler dan whatsapp nya belum memberikan konfirmasi atas tudingan ditemukannya sejumlah penyimpangan dalam pelaksanaan PPD Online Sumut. Berita Medan, Fian