Pesan Buat Maba
Net/Ilustrasi

MUDANEWS.COM – Maba merupakan singkatan dari Mahasiswa Baru. Mungkin bagi sebahagian kalangan tidak asing mendengar istilah Maba.

Melalui tulisan yang singkat ini saya hanya sedikit memberikan ‘pesan’ kepada mahasiswa baru agar tidak gundah gulana dan selalu ceria pada fase awal diperkuliahan didalam dunia yang kita sebut dunia akademik (kampus).

Sebelumnya saya ucapkan, selamat datang untuk mahasiswa baru di tahun 2019 ini. Selamat buat kalian, karena telah menjadi mahasiswa, salah satu dari sekian juta orang yang beruntung yang mendapatkan kesempatan belajar lebih tinggi lagi setelah tamat dari dunia jenjang wajib belajar selama 12 tahun.

Patut disyukuri dan diapresiasi langkah kalian yang telah sampai ditahap perkuliahan, buat pribadi masing-masing dari kalian, saya ingin berpesan jangan cepat berbangga diri dulu.

Menjadi mahasiswa memang suatu hal yang membanggakan dan patut untuk dinikmati, karena tidak mudah dan tidak setiap orang mampu dan bahkan mau diposisi menjadi seorang mahasiswa.

Beberapa faktor yang melandasinya, salah satu faktor terkuatnya adalah ekonomi. Maka saya berpesan kepada kalian adik-adik maba, tetap rendah hati dan optimis melangkah bahwa ujian sedang menanti didepan mata sembari proses yang sedang dijalani dan dinikmati.

Menjadi Mahasiswa Baru merupakan hal yang menyenangkan. Kamu akan mengenal suasana baru, mendapat kenalan baru, pelajaran baru, pokoknya semua serba baru. Tapi, awas terjebak dengan itu semua.

Asik memang menjadi maba, ditambah lagi dunia kemahasiswaan itu berbeda jauh dari dunia siswa dimasa putih abu-abu.

Contoh sederhananya, kemarin kamu masih mendengar bel istirahat atau pulang, fokus pada setiap pelajaran sesuai rentetan formula mengajar guru. Tapi disaat didunia kemahasiswaan, kamu jangan lagi berharap itu semua akan kamu peroleh.

2 Pesan Penting yang harus diingat maba.

Pertama, maba harus progresif yang artinya selangkah lebih maju.

Sekarang kamu sudah tidak siswa lagi, melainkan telah menjadi ‘kaha’ siswa. Maha artinya segala pemilik sedangkan siswa yang sedang belajar jadi kalau digabung Mahasiswa itu adalah Maha Pembelajar.

Kenapa harus progresif?

Jadi tugas kamu setelah sah menjadi mahasiswa bukan hanya berfokus pada pencarian status akademik saja atau dengan kata lain gelar sarjana. Berkomunikasi juga dong jangan kaku, jangan mau jadi penggaris yang maknanya mengikuti arus kehidupanmu, yang tidak merdeka dan tidak punya pendirian terhadap masa depan yang akan kau raih.

Sabar, dunia kampus memang begitu, kadang-kadang membuatmu jenuh maka dari itu saya bilang diawal jangan terlalu bangga apalagi angkuh.

Jangan mau jadi penggaris, tapi jadilah pena yang bilamana dicampakkan dimana saja dan kapan saja tetap bermanfaat karena ia memiliki isi (content) untuk menggoreskan manfaat bagi kehidupan, bisa dibayangkan tanpa pena pasti kita tidak bisa menuliskan?

Jadi Masih mau jadi Mahasiswa yang tidak progresif?

Kunci Progresifitas mahasiswa ada dua. : pertama ia mau membaca, dan kedua senang berdiskusi. Tempat paling manjur untuk menemukan kedua kunci progresifitas itu adalah di Organisasi, apapun jenisnya intra ataupun ekstra kamu bebas menentukan pilihan.

Kenapa harus di Organisasi?

Apa tidak ada jalan lain? Jawabannya tidak. Karena dikampus kamu hanya temuka dua jalan, jalan sebagai mahasiswa kuliah & pulang, lalu jalan sebagai mahasiswa kuliah & kuliah di Organisasi.

Sebab, Ruang perkuliahan didalam kelas terlalu sempit bagimu untuk mengasah kemampuan kepintaran akal dan manajerial kepemimpinan intelektualitasmu. Saya kasih gambaran sedikit, jika kamu mengandalkan belajar dikelas itu sama saja kamu ibarat hidup didalam penangkaran buaya, yang kenyang apabila sang majikan datang memberi makanan, dan pasti kelaparan kalau sang majikan lupa memberi makanan. Bergitu juga dengan perkuliahan, nanti kamu lihat ada masanya dunia kampus tidak berpihak kepadamu seperti kamu terlena dengan jadwal perkuliahan yang tidak ketat, dosen jarang masuk, aktivitas dikelas tidak produktif, hingga akhirnya kamu terlena dan menyebabkan jarang masuk hingga akhirnya impian-impianmu diawal masuk perkuliahan sirna akibat ulahmu sendiri.

Kedua, jadilah mahasiswa baru yang Ta’at aturan.

Kenapa harus ta’at? Berarti selama ini banyak ya yang tidak ta’at?

Jawabannya iya banyak mahasiswa yang tidak ta’at.

Yang saya maksud ta’at aturan yang sifatnya meluas.

Kamu wajib ta’at aturan yang dibuat orangtuamu, bagi kamu anak rantau jangan coba mengeluarkan jurus tipu menipu untuk orang tuamu.

Ta’at terhadap aturan kampus, sesuaikan dirimu dengan aturan yang ada dikampusmu.

Jadikanlah dirimu terampil dan berbakat dalam menta’ati aturan kampus tersebut.

Bagaimana caranya?

Salah satunya dengan berorganisasi. Dengan berorganisasi kamu nakal menjadi orang yang terampil memanajemen dirimu dan egomu.

Semangat Maba!
Welcome to Jungle.

Penulis adalah Muhammad Najib merupakan Mahasiswa FSH UIN-Sumut