Hari Keluarga
Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe pukul gong diacara pembukaan

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Saat ini fenomena kenakalan remaja, pornografi, narkoba dan seks bebas sangat memprihatinkan, angka perceraian pun semakin meningkat, salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya komunikasi dan waktu bincang-bincang di keluarga.

Demikian dikatakan Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dalam arahannya pada acara Peringatan Hari Keluarga XXVI dan Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KKBPK-Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2019 yang berlangsung, Minggu (30/6/2019) di Lapangan ex Pajak Baru Jalan Diponegoro Rantauprapat yang diawali dengan kegiatan senam Maumere, Aerobic, senam Poco-Poco dan ditandai dengan pemukulan gong.

Lebih lanjut Andi Suhaimi mengatakan, di tengah-tengah mobilitas orang tua yang tinggi, ada semangat untuk mengatur waktu bersama agar keharmonisan keluarga tetap terjaga, namun karena tuntutan pekerjaan semangat hanya tinggal semangat yang pada akhirnya peran dan fungsi orang tua tidak optimal.

“Peran ayah dan ibu sebagai instruktur, pendamping anak-anaknya tidak berjalan maksimal, ayah dan ibu sebagai panutan gagal ditunjukkan, pada saat berkumpul sebagian besar waktu terbuang dihabiskan di depan layar TV atau Ponsel masing-masing. Anak terlalu asyik berselancar di dunia maya mencari hiburan, begitu pula dengan anggota keluarga lainnya,” jelas Andi Suhaimi.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Drs Temazoro Zega MKes dalam sambutannya mengutarakan bahwa salah satu kegiatan yang digalakkan dalam momentum Harganas XXVI Tahun 2019 adalah “Gerakan Kembali Ke Meja Makan” dan “Gerakan Tidak Melihat Media Sosial dan TV Pada Jam 18.00– 21.00 atau Gerakan 1821”. Dengan maksud mulai jam 6 sore sampai jam 9 malam diinfokan anggota keluarga secara bersama-sama melakukan aktivitas yang mengarah pada nuansa kebersamaan, misalnya bagi yang muslim menjalankan solat, mengaji dilanjutkan makan malam, belajar atau berdiskusi antar anggota keluarga.

“Diharapkan dengan kegiatan Gerakan 1821 ini dapat mendekatkan dan meningkatkan kembali interaksi antara anggota keluarga yang akan mewujudkan terciptanya ketahanan keluarga. Gerakan tersebut sudah dicoba, dibudayakan, dilaksanakan di Kota Padang Sumatera Barat, yang insya Allah pada Tahun 2020 menjadi tuan rumah Harganas XXVII, sedangkan pada tahun ini kegiatan Harganas XXVI kita akan laksanakan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 6 Juli 2019 mendatang,” jelas Temazoro.

Sedangkan Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pelaksanaan Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KKBPK-Kesehatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program Pemerintah. Sesuai dengan slogan “Bersama Rakyat TNI Kuat” maka salah satu upaya menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI adalah melalui pembangunan kependudukan dan menjaga stabilitas pertumbuhan penduduk agar seimbang dengan daya dukung yang tersedia, sehingga bangsa indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat sejahtera adil dan makmur.

“Keberhasilan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan meningkatkan derajat ketahanan nasional serta mampu memberikan jaminan terhadap kesinambungan pembangunan nasional, yang pada akhirnya akan mampu secara signifikan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Dandim,

Hj Lidiyawati Harahap, S.Psi, M.AP selaku Ketua Panitia kegiatan ini dalam laporannya antara lain menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan ini adalah untuk meningkatkan komitmen dan kepedulian semua pihak untuk mendukung pelaksanaan pembangunan, khususnya pembangunan di bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga demi terwujudnya keluarga kecil bahagia, sejahtera dan berkualitas.

Kemudian, untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk sehingga terjadi keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Lidiyawati juga mengutarakan kegiatan Hari Keluarga Ke-XXVI yang bertemakan “Hari Keluarga Hari Kita Semua” dengan slogan “Cinta Keluarga Cinta Terencana” dan tema pencanangan Bhakti sosial TNI-KKBPK-Kesehatan” untuk mencapai cangkupan kesehatan semesta kita tingkatkan akses dan kualitas pelayanan KB kesehatan diseluruh NKRI ini sebelumnyatelah dilaksanakan berbagai kegiatan diantaranya, pelayanan pemasangan Implant dan IUD gratis di sembilan kecamatan, Lomba Pik R, Lomba Pasangan KB Lestari 10,15 dan 20 Tahun Se-kabupaylten Labuhanbatu dan Lomba Keluarga Harmonis, KB Lestari.

Sedangkan kegiatan yang berlangsung pada hari ini adalah pemasangan alat kontrasepsi Implant Gratis kepada 100 akseptor, Donor Darah oleh PMI, Gelar Dagang kelompok UPPKS dan UP2K, Family Fun Games dan Pemberian Hadiah Lomba. Berita Labuhanbatu, Arjuna