Halal Bi Halal
Tuan Guru Batak beserta tokoh lainnya

MUDANEWS.COM, Simalungun – Salah satu tokoh fenomenal dan aktif serta partisipatif terhadap dakwah atau pesan – pesan kerukunan dan kebangsaan yang sudah familiar di Sumut adalah Tuan Guru Batak (TGB) Syekh H DR Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk MA.

Sepak terjang ketokohannya dalam mengintegrasikan nilai-nilai dakwah [agama] dengan adat dan nasionalisme sudah mendapat pengakuan dari banyak akedemisi dan para tokoh. Kiprahnya bahkan sudah sampai pada level nasional, terlihat dari banyaknya para tokoh-tokoh penting dan nasional yang berkunjung ke Tuan Guru Batak (TGB) ini tepatnya di-pondok persulukan [pesantren] Serambi Babussalam Simalungun di Desa Jawa Tongah Kec Hatonduhan Kabupaten Simalungun Sumut.

Baru-baru ini Presiden ke 6 RI Bapak SBY berkunjung ke Persulukan Tuan Guru Batak (TGB) dan mengakui kekagumannya kiprah Tuan Guru Bata (TGB) Syekh H DR Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk MA sebagai Ulama dan juga Cendikiawan.

Peran ketokohannya dalam mencerdaskan dan mencerahkan Umat [Bangsa] untuk tetap menjaga kerukunan, kedamaian dan harmoni begitu kentara ketika menyampaikan pesan dakwahnya. Tidak heran lagi, selalu banyak orang yang berhadir ketika Tuan Guru Batak membuat sebentuk perayaan dan pengajian dipadepokannya.

Hal itu dapat kita saksikan pada Halal Bi Halal dan Silaturrahim yang dilaksanakan baru-baru ini. Tampak hadir ribuan Umat (undangan), pejabat dan tokoh penting di Siantar Simalungun, Selasa (11/06/2019). Bupati Simalungun Dr JR Saragih, SH, MM yang turut menghadiri acara Halal Bi Halal dan Silaturrahim Tokoh Agama, Jemaah dan Masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun ini mengungkapkan rasa kekaguman bahkan kepemilikannya atas persulukan ini.

Atas nama Pemerintah, Bupati Simalungun dalam sambutannya mengatakan bahwa perbedaan agama dan suku tidak menjadi alasan penghalang untuk bersama dalam kerukunan dan perdamaian. Bahkan Bupati melalui Pribadi dan Pemerintah senantiasa pro aktif untuk turut membantu pembangunan persulukan Tuan Guru Batak ini.

Dengan mengangkat Tema “Merawat Persaudaraan Dengan Kasih Sayang”, pimpinan Pondok Persulukan Serambi Babussalam Tuan Guru Batak (TGB) Syekh H DR Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pondok Persulukan diharapkan akan tetap menjadi rumah perdamaian, rumah kerukunan dan kesejukan untuk Kabupaten Simalungun dengan dukungan dari Pemerintah dan seluruh pihak. “Saya percaya, jejak kebaikan yang ditinggalkan oleh Bupati di tempat ini menjadi kenangan yang baik untuk merawat perbedaan guna menciptakan kedamaian dan kerukunan,” ujar Tuan Guru.

Ditambahkan olehnya bahwa Agama adalah bahasa cinta dari Tuhan. Simalungun sebagai miniatur kerukunan antar umat beragama harus tetap dipastikan mempertahankan kedamaian dan kerukunan yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Sebagai anak bangsa memiliki tugas menjadi perekat memelihara perdamaian dan kerukunan.
“Makna Jihad yang sebenarnya merupakan bentuk upaya menciptakan kerukunan dan kedamaian bagi sesama, bukan menciptakan teror dan ketakutan,” ujar Tuan Guru.

Salain dihadiri ribuan umat dan undangan. Turut hadir Wakil Bupati Ir Amran Sinaga, Sekdakab Drs Gidion Purba, Danrem 022/PT Kolonel Inf Raden Wahyu Sugiarto, Dan Rindam I/BB Kolonel Inf Zainuddin, Kapolres Simalungun AKBP M Liberti Panjaitan, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, Kapolres P Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, Dandenpom I/1, mewakili Kejari Simalungun, Rektor UIN, Rektor UNIPA, Kakan Kemenag Simalungun. Para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, atas nama Yayasan Efarina Dr JR Saragih memberikan bantuan kepada Pondok Persulukan Serambi Babussalam sebesar 500 juta rupiah seraya memohon doa agar diberikan kekuatan dan kesehatan kepada keluarga.

Selain tokoh-tokoh diatas, tampak juga hadir pada kegiatan tersebut, tokoh Agama dan Gereja, tokoh masyarakat, para kepala OPD Pemkab Simalungun, perwakilan Bank Sumut, BPN Simalungun, Camat- camat serta Pangulu. Berita Simalungun, Mas’ud