Tumbang 1, Muncul 1000
Net/ilustrasi

MUDANEWS.COM – Karena medsos sulit mereka atur, maka akun oposisi banyak yang dihanguskan. Mereka lupa, medsos itu gratis. Tumbang 1, muncul 1000. Kekuasaan mereka dengan menekan penyedia jasa seperti Facebook dan Twitter. Tadinya saya berharap Facebook masih menjaga independensinya, ternyata sulit. Mereka juga punya kepentingan lebih besar, yaitu nyari duit. Mensiasati kondisi ini perlu langkah cerdas. Sama seperti Kominfo membatasi Facebook dan WA pasca 21-22 Mei silam, dan kita rame-rame menggunakan VPN.

Faktor utama membuat akun seperti Facebook adalah alamat email. Sementara alamat email membutuhkan nomor telpon. Jika kita menggunakan nomor telpon, selain biaya juga faktor keamanan.

Selama ini saya punya akun 2, satu akun utama dan satu lagi akun cadangan. Akun cadangan seperti akun ini, yang akan saya aktifkan saat akun utama tumbang. Dan akun cadangan tidak saya gunakan, selagi akun utama dalam kondisi normal.

Berikut langkah yang saya jalankan untuk membuat akun baru.

1. Persiapkan nomor telpon gratisan, yang bisa terima sms sebagai konfirmasi saat membuat alamat email. Biasa saya pakai https://smsreceivefree_com walaupun saat mendaftar, diminta alamat email kita. Masukkan saja alamat email tetap kita, toh alamat email yang kita masukkan, gak akan muncul dan gak akan ada yang mampu meminta daftar alamat email yang sudah mendaftar di web tersebut.
2. Setelah itu buat akun di Gmail, dan jika diminta nomor telpon, tinggal masukkan nomor telpon yang disediakan smsreceivefree_com – setelah itu, Google akan memberikan konfirmasi sms. Kita tinggal cek di smsreceivefree_com dengan relasi nomor yang kita gunakan dan masukkan kode yang diberikan Google ke field konfirmasi.
3. Setelah alamat email jadi, silahkan buat akun baru di Facebook, gunakan alamat email yang baru dibuat.

Kita bisa membuat akun baru, dengan nomor telpon luar negeri. Resiko menggunakan cara ini, jika kita diminta konfirmasi oleh Facebook, kita akan kesulitan.

Tapi toh percuma juga, sekalipun kita memasukkan nomor asli, jika pemerintah ingin menghanguskan akun, tetap saja kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi memasukkan nomor telpon asli ke media sosial, praktis tidak ada manfaatnya. Kecuali akun tersebut digunakan untuk usaha, tentu harus memasukkan nomor yang valid.
.
Alhadi Muhammad
.