Warga Labuhanbatu
Parlindungan Sinaga tergantung

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu – Diduga depresi seorang pemuda lajang nekat bunuh diri di malam takbiran hari raya idul fitri 1440 Hijriah 2019 Masehi, warga jalan WR Supratman lingkungan bangsal kelurahan padang matinggi kecamatan rantau utara, Parlindungan Sinaga (32) yang kesehariannya pekerjaan korban sebagai Mekanik Gudang CPO Rantauprapat Jalan WR Supratman Kelurahan Padang Mainggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Selasa malam (4/6/19) sekira pukul 22.30 WIB.

Informasi yang dihimpun awak media dilokasi tempat kejadian perkara, saksi mata yang pertama menemukan korban tergantung dirumah tempat tinggalnya, Ferdi Sinaga (33) abang kandung korban, Casida P Br Sinaga (17) adik kandung korban, Kennedi Siregar (50) tulangnya.

Menurut sumber yang terpercaya sebelum kejadian Pada pukul 17.00 WIB korban menelpon adik kandungnya untuk datang ketempat tinggal korban untuk membersihkan tempat tinggal korban, baru sekitar pukul 19.00 WIB adik korban datang dan seperti biasa membersihkan tempat tinggal korban karena kebetulan korban masih lajang (belum kawin).

Selanjutnya pada pukul 20.00 WIB adik korban kembali kerumah dan tiba-tiba korban datang ketempat tinggal adiknya yang kemudian memberikan uang kepada adiknya sejumlah Rp. 1000.000,-(Satu juta rupiah) sesaat kemudian korban pergi pulang kerumah.

Sekitar pukul 21.00 WIB korban datang kembali untuk menemui adiknya kemudian meminjam handphone dan kembali kerumah lalu masuk kedalam rumah serta mengunci seluruh pintu.

Kemudian sekitar pukul 21.45 WIB adik korban mendatangi kerumah korban untuk mengambil Handphone tersebut tetapi adik korban merasa curiga karena pintu terkunci semua dan dipanggil-panggil tidak ada jawaban dari dalam rumah, merasa curiga adik korban memanggil abangnya bernama Ferdi Sinaga untuk melihat kedalam rumah korban, ternyata setelah diintip dari celah dinding kedalam rumah terlihat tubuh korban dalam posisi tergantung, selanjutnya Ferdi Sinaga memanggil kawan-kawan korban dan menelpon tulangnya untuk membuka pintu rumah tempat tinggal korban.

Pada pukul 22.10 WIB aparat kepolisian dari polres labuhanbatu datang ketempat kejadian perkara yang selanjutnya mengamankan TKP dan mengambil keterangan dari saksi-saksi.

Dari hasil analisa sementara Polisi, korban meninggal murni karena gantung diri karena tidak ada ditemukan kekerasan ditubuh korban, barang bukti yang diamankan polisi ditempat kejadian perkara berupa, tali tambang yang dipakai untuk gantung diri, Celana dalam korban, Handphone serta Baju korban, hingga berita ini diturunkan Kejadian ini sudah dalam penanganan polres Labuhanbatu. Berita Labuhanbatu, Arjuna