Pilgub Sumut 2018
Foto: Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan disela Rapat Kerja Daerah PDIP Sumut di Hotel Danau Toba Internasional, Sabtu (9/9/2017).

MUDANEWS.COM, Medan – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan punya kriteria sendiri untuk calon yang akan diusung pada Pemilihan Gubernur Sumut 2018 mendatang.

Ketua DPP PDIP Trimedya Panjaitan mengatakan, sosok yang akan diusung harus punya dedikasi dan loyalitas yang tinggi kepada partainya. Kriteria itu berlaku untuk calon yang berasal dari internal partai atau eksternal. Selain itu, rekam jejak yang baik dan popularitas juga jadi salah satu faktor pendukung.

“Kita pastikan lewat survei. Calon yang diusung harus punya kapasitas dan punya potensi menang. Kita juga melihat rekam jejaknya, apakah dia berpotensi tersangkut masalah hukum atau tidak. Untuk itu (potensi tersangkut masalah hukum) mutlak,” ujar Trimedya usai mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Diperluas PDIP Sumut, di Hotel Danau Toba Internasional, Medan, Sabtu (9/9/2017).

Dia menambahkan, calon yang diusung harus sudah mapan dalam finansial. Karena itu akan mendukung biaya politik selama pencalonan.

Calon yang diusung juga harus bisa membiayai saksi yang akan ditempatkan di seluruh tempat pemungutan suara saat pilkada nanti. PDIP dalam prosesnya menggunakan dua saksi pada setiap TPS.

“Honor para saksi per orangnya antara Rp.150ribu-Rp.200 ribu. Kalau kita itu yang utama. Tapi memang, dalam proses pemilihan itu kita harus siapkan tim pemenangan yang cukup banyak, baliho, serta kaos yang tentunya membutuhkan biaya. Jadi tinggal di breakdown saja berapa kebutuhannya. Bisa terukur kok,” tandasnya. Berita Medan, Yogoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here