Pelanggaran PPDB 2017
Foto: Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara saat mengunjungi SMA Negeri Dua Medan.

MUDANEWS.COM, Medan – Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru 2017 kembali tercoreng di Medan.

Sebanyak 180 pelajar disinyalir masuk melalui jalur ilegal atau lewat ‘jendela’. Bahkan 180 pelajar itu juga disebut-sebut titipan. Ihwal kisruh itu pun diakui oleh Wakil Kepala Sekolah SMA N 2 bidang Kurikulum Arsyad Nasution saat mendapat kunjungan dari Ombudsman RI Perwakilan Sumut.

Dia mengungkapkan, seluruh pelajar ‘ilegal’ itu masuk setelah jalur PPDB Online ditutup. Mereka dibagi dalam lima kelas, yang berjumlah 36 pelajar tiap kelasnya.

Sayangnya, Arsyad yang juga Ketua PPDB Online di SMA N 2 itu berdalih tidak tahu soal masuknya siswa titipan itu. Karena, kata dia, itu adalah kebijakan sekolah dan Komite Sekolah.

“Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci. Saya hanya panitia PPDB online, di luar itu saya tidak tahu. Ini atas pembicaraan Komite dengan Kepala sekolah,” kata Arsyad.

Dari data yang disampaikannya, total ada 428 pelajar yang diterima dari jalur PPDB Online 2017. Namun dengan penambahan 180 pelajar yang masuk lewat ‘jendela’ itu, saat ini ada 608 pelajar yang masuk ke sekolah yang jadi favorit di Kota Medan itu. Berita Medan, Yogoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here