Demo Pasar Aksara
Foto : Pedagang Pasar Aksara Medan berunjuk rasa untuk menuntut pembangunan kembali pasar yang terbakar 12 Juli 2016. Aksi ini juga sekaligus memperingati satu tahun terbakarnya pasar itu.

MUDANEWS.COM, Medan – Perusahaan Daerah Pasar mengaku kehilangan pendapatan pascakebakaran Pasar Aksara setahun lalu.

Hal itu terucap langsung dari Direktur Utama PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya. Pihaknya mengaku kehilangan pendapatan hingga Rp120 juta.

“Kami kehilangan pendapatan Rp120 juta setiap bulannya,” kata Rusdi saat menemui pedagang Pasar Aksara yang sedang berunjuk rasa, Rabu (12/7/2017).

Dia pun mengaku akan memperjuangkan nasib para pedagang yang saat ini berjualan di badan Jalan Aksara. Dia bilang sudah ada solusi untuk para pedagang.

“Kita sudah upayakan ke Pemko Medan. Dalam waktu dekat sudah ada solusi,” katanya.

Ditanya soal pembangunan kembali Pasar Aksara, Rusdi mengaku itu bukan kewenangannya. Pihaknya suda menyampaikan aspirasi pedagang ke Pemko Medan.

“Itu kewenangan Pemko Medan. Yang membangun itu nanti Dinas Tarukim,” katanya.

Sementara itu, pedagang tidak ingin apabila mereka dipindahkan ke daerah Rumah Sakit Martondi di Jalan Letda Sujono. Apabila benar, maka dugaan para pedagang selama ini benar kalau ada pemain dibalik kebakaran Pasar Aksara.

“Kami tidak mau pindah ke sana, kenapa gak disini saja. Ada apa ini sebenarnya,” kata Sekretaris Pedagang Korban Kebakaran Pasar Tradisional Aksara Medan (PK2PTAM) Saut Turnip. Berita Medan, Yogoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here