Derita Anak Yatim Gagal Paskibra, GMPL: Pejabat Jangan Lukai Hati Masyarakat
Ketua GMPL, Solahuddin Tanjung

MUDANEWS.COM, Labuhabatu – Masyarakat labuhanbatu belakangan ini dihebohkan dengan tingkah laku para pejabat labuhanbatu, masih segar diingatan masyarakat tentang kasus OTT yang mengenai mantan bupati labuhanbatu (Pangonal Harahap) yang membuat heboh masyarakat labuhanbatu.

Kini dihebohan kembali dengan kejadian yang menimpa Koko Ardiansyah. Koko pelajar berprestasi yang juga merupakan seorang yatim dari keluarga sederhana harus tersingkirkan dan kandas dari cita-citanya yang ingin menjadi anggota paskibraka labuhanbatu. Dan diduga koko tersingkirkan oleh anak oknum pejabat labuhanbatu yang dalam pengakuan Koko tidak pernah ikut dalam seleksi anggota Paskibraka.

Menyikapi hal itu, Ketua GMPL (Gerakan Mahasiswa Pemuda Labuhanbatu) Solahuddin Tanjung ikut berkomentar terkait apa yang menimpa Koko. Solahuddin menyayangkan atas tindakan main serobot oleh anak oknum pejabat labuhanbatu yang di nilai berbuat semena mena terhadap masyarakat bawah. “Ini akan menjadi aib bagi kabupaten labuhanbatu yang mana keluarga pejabat ternyata salah menggunakan kekuasaan keluarga mereka menggapai apa yang menjadi keinginan mereka,” ucap Solah, Jumat (16/8/2019).

Ketua GMPL ini juga mengatakan, jika ini dibiarkan maka dikhawatirkan hal seperti ini akan terus terjadi di kabupaten kita ini.

Selain itu, GMPL juga mendesak agar anak oknum Pejabat maupun oknum Pejabat terkait Labuhanbatu tersebut agar meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat labuhanbatu dan masyarakat indonesia secara umum.

“Agar Koko dan masyarakat labuhanbatu yang telah terlanjur terluka hatinya agar merasakan kemerdekaan di bulan kemerdekaan ini, tidak ada lagi penjajahan baik secara individu maupun sosial. Sebagai mana yang terdapat dalam lagu ‘’hari merdeka’’ sekali merdeka tetap merdeka selama hayat masih dikandung badan. Merdekaa!!!!,” tandasnya. Berita Labuhanbatu, Ali Rahman