PRSU 2018
Gubernur Tengku Erry didampingi Plt Sekdaprov Sumut Ibnu Hutomo, sejumlah Pimpinan OPD Provsu, para Bupati/Walikota serta tokoh masyarakat dan undangan.

MUDANEWS.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi resmi menutup Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-47 tahun 2018 di Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (16/4/2018) malam.

Gubernur menyebutkan, PRSU yang kini dikelola yayasan, tahun 2019 mendatang menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diharapkan tampil lebih maksimal.

‘’Masih banyak hal-hal yang perlu ditingkatkan lagi di PRSU. Karena memang saat ini sedang dalam masa transisi, dari yayasan dipersiapkan menjadi BUMD. Tahun depan, gelaran tersebut harus bisa lebih maksimal,’’ pinta Tengku Erry.

Dikatakan Erry, salah satu yang harus dilakukan adalah mendorong gerakan untuk lebih memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan. “Apalagi minat pengusaha luar negeri umumnya cukup tinggi untuk menjalin hubungan dagang dan investasi di Sumut,’’ sebutnya.

Karena itu, jaringan informasi dan sarana promosi harus dimanfaatkan secara optimal. Sebab dengan potensi besar, perlu upaya kerja keras. Apalagi pemerintah pusat telah menetapkan Sumut satu dari sekian provinsi sebagai kawasan pengembangan zona ekonomi khusus yang memberikan peluang investasi dan kesempatan kerja lebih besar, guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

‘’Sebenarnya areal dan lahan sebagai perangkat penting infrastruktur telah kita miliki, tinggal bagaimana memberdayakannya semaksimal mungkin. Sesuai tema PRSU tahun ini, ‘Mari Jadikan Areal PRSU Miniatur Sumatera Utara,’ ujar Erry.

Begitu juga melalui PRSU yang tahun depan akan disiapkan menjadi BUMD, Erry berharap keikutsertaan masyarakat dalam menumbuhkembangkan seni budaya tradisional melalui pagelaran kesenian daerah dari seluruh etnis yang ada sebagai upaya pelestarian budaya.

‘’Dimana seni budaya akan tetap menarik bila dikemas dengan baik. Karena disamping kebutuhan jiwa, juga jadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara. Karena itu saya minta bupati/wali kota memberi perhatian khusus terhadap pembinaan kesenian daerah khususnya bagi remaja dan generasi muda,’’ katanya.

Erry juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan event tahunan Pemprov Sumut itu. Khususnya kepada masyarakat yang antusias hadir dan memanfaatkan PRSU sebagai tempat hiburan, menambah wawasan, pengetahuan serta menyaksikan penampilan dari seluruh kabupaten/kota yang ada, baik wujud kekayaan seni, budaya, pariwisata, kearifan lokal, serta potensi lainnya.

Sementara itu, suasana malam penutupan PRSU tampak lebih meriah dari biasanya. Ribuan penonton antusias melihat pertunjukan Tari Serampangan Duabelas bersama puluhan penari lain yang dipersembahkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Wan Hidayati yang ikut menari.

Ketua Panitia Pelaksana PRSU Nuzirwan Lubis dalam laporannya mengatakan dalam even tahun ini, berbagai perlombaan digelar dengan konsep melibatkan lintas generasi. Mulai dari pemilihan putra putri PRSU, kompetisi band, pagelaran busana, karnaval, stand-up komedi, pemilihan pemkab/pemko terbaik, paviliun terbaik, pemandu terbaik, dan penilaian lainnya.

“Khusus untuk Kota Medan, selain menjadi paviliun terbaik, juga mendapat penghargaan dari Gubernur atas kesediaan menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan PRSU ke-47 2018. Kami seluruh jajaran pengurus dan karyawan memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, yang telah bersama kami dalam beberapa tahun ini menjadikan PRSU lebih baik,” sebutnya. Berita Medan, MN