Pernikahan Putri Presiden
Neti/ilustrasi pernikahan

MUDANEWS.COM – Pernikahan adalah suatu yang sangat diinginkan oleh kaum muda untuk memiliki keturunan sebagai Regenerasi kehidupan. Berdasarkan UU. No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria & seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Akhir-akhir ini banyak perbincangan masyarakat Indonesia tentang pernikahan putri Presiden yang sangat fantastis, terutama di kalangan masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Padang Lawas) karena yang menikahi putri Bapak Jokowi adalah putra daerah Tapanuli Bagian Selatan yakni Kabupaten Mandailing Natal, Dalam Pernikahan Abangda Bobby Nasution dan kakanda Kahiyang Ayu Siregar putri satu satunya Presiden Republik Indonesia ini sangatlah didambakan oleh para Tokoh Adat & Tokoh Pilitik di Tabagsel.

Berbicara tentang pernikahan, Indonesia sebagai negara yang berbagai macam suku, budaya & mumpunyai tata adat tersendiri dalam mengikuti upacara adat pernikahan mandailing tidak bisa terlepas dari “Dalihan Na Tolu” (Mora, Kahanggi & Anak Boru) tiga tungku dalam sistem kekeluargaan Adat Batak.

Prosesi Adat Pernikahan dimulai dengan musyawarah Adat yang disebut makkobar/musyawarah, setiap Mora, Kahanggi & Anak Boru berbalas tutursapa yang sangat khusus, seperti berbalas pantun secara bergiliran.

Suku Mandailing adalah suku yang mendiami Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Adapun makna & filosofi Upacara Adat/horja menunjukkan sebagai rasa syukur kepada Allah Swt, melaksanakan memelihara serta melestarikan seluruh nilai-nilai leluhur, rasa kebersamaan, saling gotong royong, saling menghargai & menghormati.

Batak Mandailing suatu etnik yang menarik garis keturunan dari Ayah (Patrineal), Sehingga suatu perkawinan yang terjadi di pihak laki-laki batak mandailing dan pihak perempuan mandailing menghasilkan keturunan laki-laki, maka keturunannya tersebut wajib & berhak meneruskan garis keturunan Ayahnya yang dapat dilihat dari marga si Ayah.

Selain itu perkawinan antara individu Batak Mandailing merupakan suatu perkawinan yang dianggap ideal dari sudut pandang hukum adat Batak Mandailing, karena segala akibat yang timbul dari perkawinan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan hukum adat, namun apabila keturunan dari perkawinan tersebut adalah perempuan maka perempuan tersebut hanya berhak menerima marga ayahnya tanpa memiliki kemampuan meneruskan marga ayahnya tersebut pada keturunannya kelak.

Gerakan Mahasiswa Sumatera Tenggara (Tapanuli Bagian Selatan) sangat mendukung upacara adat batak mandailing pada pernikahan putri Presiden yang langsung dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Jokowi yang digelar di kota Medan. Harapan kepada Presiden RI, bapak Jokowi agar melihat secara objektif pembangunan di Tapanuli Bagian Selatan (Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas), khususnya Infrastruktur jalan, dan potensi Sumber Daya Alam yang kaya akan Emas di Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal, Minyak bumi di Padang Lawas juga tempat wisata pantai barat di Tapanuli Selatan.

Harapan kepada selaku Menteri Perekonomian, Bapak Darwin Nasution yang duduk di kursi kabinet selaku Menteri Perekonomian agar bisa merespon aspirasi masyarakat di bidang infrastruktur perekonomian, khususnya menyerap aspirasi masyarakat daerah Tabagsel.

Disamping pembahasan keinginan masyarakat Tabagsel kepada Bapak Jokowi untuk Blusukan di daerah Tabagsel. Gerakan Mahasiswa Sumatera Tenggara (Tapanuli Bagian Selatan) mengingikan dilakukannya pemekaran daerah Provinsi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan yang bernama Provinsi Sumatera Tenggara. Wacana pemekaran ini sudah sejak lama beredar di tengah – tengah masyarakat Tabasel, karena wilayah Tabagsel selalu di marjinalkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara khususnya dari segi Infrastruktur jalan. Hal ini dapat di lihat dari harncurnya jalan lintas Sumatera yang terletak di Perbatasan Tapanuli Selatan menuju Tapanuli Utara (Aek Latong), Jalan Lintas Sumatera Sosopan – Sibuhuan – Aek Godang perbatasan Padang Lawas Utara dan Padang Lawas, Serta jalan lintas lainnya sehingga masyarakat berharaf untuk pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara, Serta perlunya perhatian khusus untuk pembangunan lebih signifikan di Bumi Tabagsel.

Selamat bergabung bapak Presiden Republik Indonesia di keluarga besar Batak Mandailing, Semoga tali kekerabatan ini menjalin tali silaturrahmi untuk lebih mendekatkan Bapak Jokowi kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Tabagsel. Bapak Jokowi adalah Presiden Impian masyarakat Tapanuli Bagian Selatan, Presiden masa depan dua periode menuju Negara Maju, Harmonis dan Sejahtera untuk Indonesia Hebat. Opini Sumut, Ofryananda Mara Yusuf Siregar

Penulis adalah Putra daerah Tapanuli Bagian Selatan yang juga Ketua umum Gerakan Mahasiswa Sumatera Tenggara (Tapanuli Bagian Selatan).