Foto: Menteri Sekretaris Negara yang diwakili oleh Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf dan Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo Menggelar Konferensi Pers Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia dengan Tema “Senandung Ibu Pertiwi”, di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (31/7).
Foto: Menteri Sekretaris Negara yang diwakili oleh Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf dan Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo Menggelar Konferensi Pers Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan Republik Indonesia dengan Tema “Senandung Ibu Pertiwi”, di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (31/7).

MUDANEWS.COM, Jakarta – Dalam menyemarakkan Peringatan Bulan Kemerdekaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-72, Kementerian Sekretariat Negara kembali melaksanakan Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan di Galeri Nasional, Jakarta, yang dimulai 1 Agustus 2017.

Pameran kali ini merupakan pameran lukisan Istana Kepresidenan kedua yang dimana tahun 2016 lalu sukses diselenggarakan di tempat yang sama. Tahun ini, Pameran Lukisan Istana Kepresidenan diberi judul “Senandung Ibu Pertiwi” dimaknai sebagai Tanah Air, Tempat kita dilahirkan dan berkarya bersama-sama.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mewakili Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam keterangan persnya menyampaikan, pameran ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

“Pameran ini akan dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden Joko Widodo 1 Agustus 2017 di Galeri Nasional, dan pameran ini dibuka secara umum mulai tanggal 2 Agustus 2017,” ujar Heru, Senin (31/7).

Tampak hadir dalam keterangan pers Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Tentang Senandung Ibu Pertiwi
Senandung Ibu Pertiwi menampilkan 48 dari 41 pelukis yang dibuat antara abad 19 dan abad 20. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan ke-48 lukisan tersebut terbagi menjadi beberapa tema.

“Yang paling banyak itu tema pariwisata yang dimana menampilkan Keragaman Alam sebanyak 12 lukisan, lalu ada juga Dinamika Keseharian sebanyak 11 lukisan, tradisi dan identitas 15 lukisan dan yang terakhir Mitologi dan Religi 10 lukisan,” ujar Arief.

Selain lukisan, pameran ini akan menampilkan arsip dan dokumentasi yang berkaitan dengan materi pameran dan pemeliharaan koleksi istana pada ruang khusus.

“Ada pula lukisan karya Makovsky yang akan ditampilkan melalui LED, lukisan ini pernah dikonversai pada tahun 2004,” ujar Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif.

Tak hanya itu, pameran yang akan dibuka secara umum mulai dari 2 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2017 ini akan menghadirkan sejumlah kegiatan, di antaranya tur pameran oleh para kurator setiap Sabtu dan Minggu, Workshop melukis bersama komunitas difabel yang dilaksanakan 10 Agustus 2017, 19 Agustus 2017 akan ada Diskusi Para Pakar: Menjaga Ibu Pertiwi, Lomba Lukis Kolektif Tingkat Nasional pada 26 Agustus 2017 dan yang terakhir Workshop Menjadi Apresiator se-Jabodetabek pada 29 Agustus 2017. (ka)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here