Disdukcapil Kota Binjai, Launching KIA
Asisten III Administrasi Umum Meidy Yusri saat menyerahkan KIA (Kartu Identitas Anak) secara simbolis kepada anak-anak yang hadir

MUDANEWS.COM, Binjai – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Binjai melaunching penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes), Kecamatan Binjai Timur, Senin (09/09/2019).

Pada launching penyerahan KIA tersebut dihadiri Walikota Binjai yang diwakili Asisten III Administrasi Umum Meidy Yusri, Pelaksana Harian (Plh) Disdukcapil Rahmad Saleh, para Camat, Lurah, dan puluhan masyarakat yang akan menerima KIA.

Sebelumnya, Disdukcapil sudah melakukan pengumpulan sata anak di setiap kantor camat. Antusias masyarakat cukup tinggi untuk mengumpulkan data. Wali Kota Binjai diwakili Asisten Administrasi Umum Meidy Yusri menegaskan, bahwa pengurusan KIA dilakukan secra gratis.

“Kalau nanti ada kutipan, segera laporkan kepada kami,” tegas Meidy.

Meidy juga menghimbau masyarakat atau para orang tua untuk membawa anak-anaknya mengurus KIA.

“Perlu para orang tua ketahui, bahwa kartu kesehatan ibu dan anak berbeda dengan KIA di Disdukcapil. Jadi yang sudah punya kartu kesehatan ibu dan anak harus tetap mengurus KIA,” sebut Meidy sembari membuka penyerahan KIA.

Usai membuka penyerahan KIA, Medy dan para pejabat terkait lainnya menyerahkan KIA secara simbolis kepada anak-anak yang hadir.

Sementara itu, Plh Disdukcapil Rahmad Saleh menyebutkan beberapa manfaat KIA, diantaranya sebagai tanda pengenal atau bukti diri yang sah, syarat daftar sekolah (akan diteruskan ke dalam Perda), transaksi keuangan (Bantuan Bos maupun menabung di bank).

Selanjutnya, kata Rahmad, KIA bermanfaat untuk pelayanan kesehatan (Yankes) di Puskesmas dan rumah sakit, dokumen keimigrasian, serta mencegah terjadinya perdagangan anak.

“Manfaatnya sangat banyak. Karena itu kami imbau kepada masyarakat untuk membuat KIA bagi anak-anaknya,” ujar Rahmad Saleh.

Ditambahkan Rahmad, KIA yang sudah dicetak sebanyak 927 keping dari 5000 data yang sudah masuk. Sejauh ini pihaknya masih terus mengumpulkan data dan diharapkan seluruhnya mengurus KIA.

“Jumlah anak yang belum mengumpulkan data masih banyak. Total keseluruhan anak di Kota Binjai sekitar 20 ribuan. Nanti kita buka pengumpulan data gelombang ketiga di tiap Kantor Camat,” imbuhnya. Berita Binjai, Wahyu