Laka Lantas Mahasiswa UIN-SU, HMI Minta Rektor Usut Tuntas
Muhammad Arif Luthfi

MUDANEWS.COM, Medan – Muhammad Arif Luthfi (21), Mahasiswa UINSU asal dari Jalan Makassar No 5B Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar ini tidak dapat mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara bersama rekan-rekannya di Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai.

Pasalnya Arif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) jurusan Akutansi Syariah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) ini meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami laka lantas di Jalinsum Medan-Tebingtinggi, di depan Pemakaman Umum Muslim, Lingk V, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Kamis (25/7) sekira pukul 10:30.

Kronologi kecelakaan nya terjadi ada truk Colt Diesel BM 9634 PB yang dikemudikan oleh ZP, 49, warga Jl Sei Brantas Lingk I, Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Sei Tualang Raso, Tanjung Balai datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Diduga kurang hati-hati saat mendahului. Pengemudi Truk Colt Diesel saat (satu arah) dan tidak memperhatikan sepeda motor Honda Scoopy BK 4865 WAD yang dikendarai oleh Muhammad Arif Luthfi yang datang dari arah berlawanan (dari arah Medan menuju arah Tebing Tinggi) sehingga terjadi tabrakan tersebut.

Satu hari setelah kejadian tersebut belum ada keterangan resmi dari pihak birokrasi UIN-SU mengenai hal tersebut.

Menanggapi hal tersebut Muhammad Najib Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Fakultas Syariah dan Hukum (HMI FSH UINSU) angkat bicara.

“Kami dari HMI FSH UINSU mengungkapkan berbela sungkawa atas berpulangnya kerahmatullah adinda arif, semoga Allah mengampuninya,amin,” terang Najib.

Najib menambahkan kita masih menunggu keterangan resmi dari pihak birokrat UINSU, baik dari segi ucapan belasungkawa maupun dari segi etik atau pertanggung jawaban sebagai wadah yang menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN-Sumut.

“Kami meminta kepada birokrat UINSU dalam hal ini Lembaga Pengabdi Masyarakat (LPM) UIN-SU sebagai pelaksana tekhnis KKN untuk mengusut tuntas kejadian laka lantas ini, jangan buat kami takut, oknum supir tersebut masih bebas bekeliaran, kami meminta rektorat UIN-SU untuk menindak secara hukum oknum supir yang lalai itu dan apabila memungkinkan birokrat UIN-SU harus minta pertanggung jawaban dari pihak majikan oknum supir tersebut agar kami (mahasiswa) merasa aman dan nyaman sebagai civitas akademika di UIN-SU,” tandas Najib.

Untuk diketahui, Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata terhitung dari tanggal 24 Juli s/d 27 Agustus 2019. Berita Medan, red