DPD Al Ittihadiyah Langkat
Seorang laki-laki menyosor bokong artis tersebut

MUDANESW.COM, Langkat – Kebodohan seorang Nur Elly Nuriani Rambe selaku Kadis Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, dengan ketidakmampuannya mengimplementasikan visi Bupati Langkat “TERWUJUDNYA MASYARAKAT LANGKAT YANG LEBIH MAJU, DINAMIS, SEJAHTERA DAN MANDIRI, BERLANDASKAN ASPEK RELIGIUS, KULTURAL DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN,” dengan mensajikan tontonan cabul oleh Lusi KDI artis pesanannya pada panggung HUT Kabupaten Langkat beberapa hari lalu, jelas-jelas mengangkangi visi fenomenal Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu yang sesaat lagi akan serah terima jabatan mengakhiri periodesasi kepemimpinannya.

“Kejadian ini bukan sekedar pelecehan moral dengan mengumbar tontonan maksiat, namun secara nyata.menunjukkan bahwa Nur Elly Nuriani Rambe, tidak memahami visi pimpinannya yang mengusung nilai relegius dan nilai budaya, sehingga seenak perutnya mengundang artis ‘esek-esek panggung’, hanya untuk memamerkan kebejatan moral, dan kejadian itu adalah penghinaan bagi masyarakat Langkat,” sesal Bendahara Umum DPD Al Ittihadiyah Langkat Ismail Marzuki, Kamis (24/1/2019).

Dan yang dituntut untuk memiliki nyali dan ketegasan adalah dari seorang Ngogesa Sitepu selaku Bupati Langkat, agar segera mencopot Nur Elly Nuriani Rambe sebagai Kadis Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat.

“Sangat naif membiarkan Kadis seperti Nuraini Rambe yang sama sekali tidak memahami visi Bupati Langkat tetap bertugas dijabatannya itu. Kadis ini telah menabur bencana kemaksiatan di bumi Langkat, dan jangan sampai akibat membiarkan perbuatannya tanpa sangsi tegas pencopotannya, masyarakat Langkat dipaksa menuai badai laknat Allah akibat perbuatannya,” ketus Ismail.

“Jelas hal tersebut, telah mencoreng martabat bumi Langkat yang bertahkan visi relegius dari Bupati Langkat. Kejadian itu, menunjukkan seorang Nur Elly Nuriani Rambe selaku Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat, sama sekali tidak mengerti dan memahami bagaimana sesungguhnya visi relegius yang diidam-idamkan Bupati Langkat,” tegasnya.

Ismail mengingatkan, agar Bupati Langkat H Ngogesa, jangan meninggalkan bom waktu bagi masyarakat Langkat jelang berakhir periodenya, dengan membiarkan sosok Nur Elly Nuriani Rambe tetap menjabat Kadis Parawisata dan Kebudayaan.

“Hanya sekelas menata kegiatan seremonial seperti itu saja, tidak memiliki wawasan konsep relegius Kabupaten Langkat, menunjukkan Kadis tersebut memang tidak memiliki adab dan kesopanan relegius,” ketus Ismail.

Dengan tegas Ismail Marzuki mengatakan, jika masih memiliki pemahaman yang dangkal untuk mengembangkan konsep wisata apalagi budaya Langkat yang menjunjung tinggi nilai kesopanan dengan adab kereligiusan, janganlah merasa sok pintar dan sekedar menyatakan permintaan maaf melalui pesan singkat yang hanya dilansir oleh media tertentu.

“Sebagai putra daerah Langkat, dilahirkan dan dibesarkan di bumi betuah ini, kami tidak akan pernah ikhlas Langkat dikotori dengan perbuatan bejat ala artis pesanan panitia di HUT Langkat tersebut. Dan jawabannya bukan sekedar permintaan maaf. Bupati harus segera mencopot Kadis Parawisata Langkat itu, untuk kembali di sekolahkan agar memiliki adab kesantunan dan memahami makna visi Langkat relegius,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat Nur Elly Nuriani Rambe, sejak kejadian itu, bak hilang ditelan bumi, tidak dapat ditemui di kantornya untuk dikonfirmasi langsung. Dan hanya mengirimkan pesan singkat permintaan maaf dan dirilies media tertentu, sebagaimana yang diberitakan MUDANEWS.COM sebelumnya. Berita Langkat, Maududi