Foto: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi.

MUDANEWS.COM, Medan – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi mengatakan, dua acara resepsi pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu Siregar-Bobby Nasution seharusnya menjadi momentum kebudayaan Indonesia sebagai modal pembangunan nasional.

“Iya, seharusnya ini jadi momentum kebudayaan Indonesia, sebagai modal pembangunan nasional bangsa kita,” kata Muhajir.

Dijelaskan Mendikbud, melalui resepsi pernikahan Bobby-Kahiyang, Presiden Joko Widodo sudah merintis kegiatan festival kebudayaan. Kegiatan serupa seharusnya dikembangkan secara luas. Baginya, Pak Jokowi juga sudah memberikan contoh tentang kebudayaan melalui acara ini.

Menurut Muhajir, acara adat dalam pernikahan Kahiyang-Bobby, selain menjadi perhatian dalam negeri juga menjadi perhatian dunia. Mendikbud mengaku, sudah mulai merancang sejumlah kegiatan festival kebudayaan lainnya.

“Sedang digalakkan. Dengan disahkannya undang-undang tentang kemajuan kebudayaan No. 5 Tahun 2017, sudah ada payung hukum yang kuat untuk mendanai, mensupport, mendukung berbagai macam festival budaya,” Muhajir mengungkapkan.

Diungkapkan Muhajir, dari aspek pendidikan, jajarannya sudah menjadikan pendidikan kebudayaan sebagai bagian dari kurikulum ajar kepada para siswa. Pendidikan kebudayaan audah menjadi bagian dari muatan lokal lewat program pendidikan karakter.

“Sudah diterapkan. Dengan kebudayaan dan pendidikan karakter, bisa mengaktualisasikan keunggulan, kearifan, dan kecerdasan lokal. Ini modal pembangunan negeri ini,” terangnya.

Terkait ngunduh mantu pernikahan Kahiyang-Bobby, orang nomor satu di Kemendikbud tersebut memberikan ucapan selamat. Mihajir mendoakan segala kebaikan dapat diperoleh oleh kedua mempelai.

“Selamat kepada Bobby dan Kahiyang. Sehat-sehat dan selalu diberi kebaikan dalam menjalani rumah tangga,” Muhajir menandaskan. (red)