Pemkab Labura
Foto: Bupati Labura H Kharuddin Syah SE saat monitoring desa percontohan.

MUDANEWS.COM, Labura – Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ny. Hj Evi Diana Erry Nuradi yang diwakili Sekretaris TP PKK Sumut Ny. dr Netty Harnita bersama tim melakukan penilaian dan monitoring desa percontohan Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) di Desa Londut Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (6/9/2017).

Tim monitoring di sambut langsung oleh Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah, SE bersama Ketua TP PKK Labura Hj Ely Zarwaty Kharuddin Syah, Sekda Drs H Ahmad Fuad MSi, Asisten Staf ahli Bupati, OPD Labura, Camat Se Labura, Kades se Kecamatan Kualuh Hulu, dan Pengurus PKK Kecamatan Kualuh Hulu.

Bupati H Kharuddin Syah, SE dalam arahannya mengatakan PKDRT ini harus segera dihapuskan sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang diharapkan dapat menjadi payung perlindungan hukum bagi anggota dalam rumah tangga, khususnya perempuan, dari segala tindak kekerasan. Bukan hanya kekerasan fisik, psikis juga menjadi salah satu faktor penyebab PKDRT.

“Dengan mengikuti lomba PKDRT ini, saya harap Desa Londut terkhusus Kabupaten Labura dapat sama-sama menghapuskan kekerasan dalam rumah tangga, agar hidup harmonis dan bahagia,” harap Bupati.

Ketua TP PKK Labura Hj Elly Zarwaty dalam sambutannya disampaikan Wakil Ketua TP PKK Labura Wenni Prisnawati mengatakan Kabupaten Labuhanbatu Utara mengambil 5 dari 10 kategori yang diperlombakan yaitu PKDRT, Posyandu, Lingkungan bersih dan sehat, ptp2wkss,dan lomba desa.

“Desa yang ikut dalam perlombaan sudah siap untuk di monitoring, dan siap untuk di nilai,” ucap Ny. Wenni.

Ny. Wenni juga menyampaikan bahwa dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh PKK terhadap Desa-desa yang akan mengikuti lomba mulai terasa perubahan, khususnya dari sisi perekonomian, kesehatan dan pendidikan.

“Desa-desa yang terpilih ini beranjak dari kesiapannya, termasuk keikhlasan dalam membangun Desa. Semua akan sia-sia jika tidak ikhlas,” sambung Ny. Wenni.

Sekretaris TP PKK Sumut dr Netty Harnita dalam sambutannya membacakan pidato Ketua TP PKK Provsu Ny. Hj Evi Diana Erry Nuradi menyampaikan bahwa secara serentak saat ini 11 tim monitoring PKK Sumut turun ke Desa-desa di 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

“Tujuan monitoring ini secara langsung untuk mengetahui manfaat yang dirasakan masyarakat, serta untuk melihat progres kemajuan dari sebelum menjadi Desa PKDRT dan sesudah menjadi desa PKDRT,” jelas Ny. Netty.

Disampaikannya juga, penilaian lomba PKDRT seperti yang diikuti Desa Londut ini bukan saja jumlah kasus yang terjadi di daerah ini, tapi bagaimana cara penyelesaiannya. Bahkan Penilaian yang dilakukan bukan saja administrasi, tapi juga kita lihat sejauh mana peran SKPD terkait dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Apalagi, PMD memiliki peran yang sangat besar. Ungkap Ny. Dr Netty Harnita yang didampingi tim terdiri dari Kabiro Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Sumut, PMD Sumut, Dinkes Sumut dan Sekretaris pokja PKK Sumut. Berita Labura, Ahmad Maherdika Hsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here