Masjidil Haram relatif lengang pada hari penutupan layanan Bus Shalawat. (foto: istimewa)
Masjidil Haram relatif lengang pada hari penutupan layanan Bus Shalawat. (foto: istimewa)

MUDANEWS.COM, Medan – Menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah yang jatuh 9 Dzulhijah 1438 H/31 Agustus 2017, jemaah calon haji diminta untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di luar hotel, selalu menjaga kesehatan serta memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Hal itu disampaikan Tim Pemandu Ibadah Haji (TPHI) Kloter 16/MES Hurung Jaya Saragih kepada Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melalui WhatsApp, Sabtu (26/8).

TPHI Kloter 16/MES mengatakan, suhu di Mekkah saat ini mencapai 45 derajat dan calhaj diimbau banyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi.

Hurung Jaya Saragih yang juga menjabat sebagai Kakankemenag Kota Gunungsitoli menyampaikan, menjelang pelaksanan wukuf, jemaah calhaj Kloter 16/MES telah melakukan ziarah ke Jabal Tsur, Jabal Rahmah dan melihat situasi Arafah dn mengambil mikot di Jarona untuk umrah sunat.

“Kloter 16/MES berada di Sektor 9 Maktab 55,907. Secara umum kesehatan jemaaah calhaj Kloter 16/MES dalam keadaan baik dan tidak ada yang di safari wukufkan,” ungkapnya.

TPHI Kloter 16/MES menambahkan, umumnya penyakit jamaah adalah batuk, pilek dan demam. Saat ini ada satu jamaah kita dirawat di KKHI Makkah atas nama Bangun Hasibuan usia 75 tahun menderita dehidrasi karena kurang selera makan dan kurang minum. (ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here