Kapolri Ajak Masyarakat
Ketua Ustaz Sahabat JAMIN Marasutan Ritonga, S.Ag, bersama Kapolri Jendral Tito Karnavian dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Sumut di Lanud Soewondo kemarin. (istimewa)

MUDANEWS.COM, Medan – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Mengajak masyarakat untuk ikut menjaga suasana kondusif, tidak ikut menyebarkan hoax, menyebarkan kebencian dan permusuhan pasca pelaksanaan Pilpres 17 April 2019. Hal tersebut disampaikan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh masyarakat Sumut di Lanud Soewondo-Polonia, Medan, Selasa (14/5/2019).

“Masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Sumatera Utara untuk ikut menjaga suasana kondusif pasca Pilpres dan Pileg April lalu. Jangan ikut-ikutan menyebarkan hoax serta kebencian, mari kita jaga suasana damai dan kondusif yang telah terjalin baik,” sebut Jendral Tito Karnavian.

Ketua Ustaz Sahabat Jokowi-Maruf Amin (JAMIN), Ustaz Marasutan Ritonga, S.Ag, yang hadir dalam silaturrahmi tersebut mengatakan, Kapolri Jendral Tito Karnavian mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam hiruk pikuk politik, serta sama-sama menunggu pengumuman KPU tentang hasil PEMILU Presiden pada 22 Mei 2019 mendatang.

“POLRI Itu khan sifatnya mengayomi, melindungi dan melayani, jadi beliau (Kapolri, red), minta agar masyarakat khususnya di Sumatera Utara jangan saling menebar dan mengumbar kebencian diantara sesama warga masyarakat hanya karena beda pilihan dalam Pilpres lalu,” ujar Marasutan Ritonga.

“Beliau orangnya sangat santun, kebapakan dan berwibawa serta sangat bersahaja. Beliau minta kita semua seluruh elemen masyarakat di Sumatera Utara untuk ikut bersama POLRI menjaga suasana kondusif,” tambah Marasutan Ritonga.

Disebutkan Marasutan Ritonga pula, sebagai abdi Negara POLRI punya tugas menjaga suasana keamanan ditengah masyarakat. Karenanya Marasutan Ritonga berharap, agar seluruh tokoh masyarakat, Parpol, dan Ormas yang ada. Untuk sama-sama menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang telah ditunjuk sebagai penyelenggara PEMILU.

“Kami sebagai penceramah dan mubalig juga ikut bersama-sama dengan POLRI menjaga suasana kondusif, lewat pencerahan dan informasi yang benar dan bukan provokasi yang membakar dan memprovokasi. Intinya suasana aman dan kondusif ini menjadi tanggungjawab kita bersama sebagai anak bangsa. Dan POLRI sebagai kepolisian Negara, berkomitmen menjaga agar kondisi itu tidak dirusak oleh siapapun. Juga oleh kepentingan-kepentingan politik sesaat,” tutup Marasutan Ritonga, S.Ag. Berita Medan, Alfian