Menjelang Pemilu
Muhammad Mas'ud Silalahi

MUDANEWS.COM, Medan – Dalam setiap momentum pemilihan kepala negara sampai kepala lingkungan kerap sekali terjadi kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu, sehingga timbul praktik-praktik kecurangan yang berdampak pada Chaos antar pendukung dan pengusung.

Koordinator Pusat Forum Silaturrahmi Mahasiswa Sumatera Utara Muhammad Mas’ud Silalahi menegaskan disinilah peranan TNI dan POLRI yang diharapkan Masyarakat Indonesia untuk dapat meredam konflik karena diyakini dapat menjadi Wasid, sebagai jalan tengah untuk mendamaikan kekisruhan bila ada Chaos terjadi.

“Apabila TNI dan POLRI sudah memihak disalah satu Calon maka kompetisi dipastikan akan berjalan tidak sehat dan itu tentu akan bertentanga dengan sikap netralitas TNI yang sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam pasal 9 disebutkan prajurit TNI dilarang terlibat dalam politik praktis,” jelasnya rilis yang diterima MUDANEWS.COM, Selasa (12/2/2019).

Dia menerangkan, lalu aturan serupa bagi Polri juga tercantum dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri. Pada pasal 28 disebutkan Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.

“TNI dan POLRI harus patuhi UU yang sudah disepakati bersama, jangan langgar amanat UU demi kepentingan pribadi. Apabila TNI dan POLRI coba-coba melakukan keberpihakan kepada salah satu Calon maka Mahasiswa siap menggantikan posisi itu untuk menjadi Wasid,” katanya.

Selain itu, kami dari Forum Silaturrahmi Mahasiswa Sumatera Utara akan terus mengikuti perkembangan pemilu kali ini hingga 17 April 2019 mendatang dan memastikan bahwa tidak ada personil TNI dan POLRI yang terlibat ikut serta memenangkan salah satu Calon. Apabila kami mendapatkan informasi adanya keberpihakan maka langkah yang akan kami ambil adalah langkah Gerakan Mahasiswa Progresif Rovolusioner demi tegaknya Hukum di NKRI.

“Forum Silaturrahmi Mahasiswa Sumatera Utara dan seluruh masyarakat Indonesia agar lebih aktif mengawasi pemilu 2019 ini demi terwujudnya pemilu yang jujur dan berkeadilan. Saatnya masyarakat berpartisipasi ikut serta mengawasi pemilu agar terhindar dari potensi kecurangan-kecurangan yang bisa saja terjadi,” imbau Mas’ud. Berita Medan, MN