Aminullah Siagian
Poster

MUDANEWS.COM, Jakarta – Urusan publik (rakyat) bukan sekedar urusan ambisi pribadi, ambisi sekelompok elit partai, ambisi beberapa tokoh yang menyebut diri sebagai tokoh masyarakat, tetapi amanah yang harus ditunaikan dan dipertanggungjawabkan dihadapan manusia dan dihadapan Allah SWT.

Maka menerima amanah sebagai Calon Anggota DPR RI, bagi Aminullah Siagian terasa berat, karena betapa ia merasa sulit melampaui kebaikan para senior yang dinaunginya, baik dalam aspek kepemimpinan maupun aspek kedermawanan.

Padahal, sejarah mencatat betapa Aminullah Siagian terbilang tokoh berkelas tingkat nasional dan sukses, dan paling menjunjung tinggi amanah dalam mengurus rakyat.

Bagi Aminullah Siagian, jabatan bukanlah posisi yang harus ditempati, apalagi dikejar dengan hasrat ambisi duniawi. Jabatan itu adalah amanah yang wajib ditunaikan dengan komitmen dan pertanggungjawaban yang tinggi. Al-futuwwah — siapa pun yang bersedia memegang jabatan umat atau rakyat terletak pada penunaian amanah dan pertanggungjawabannya dengan penuh kehormatan diri.

“Dan kehormatan yang dipertaruh kini adalah, masa depan partai untuk mendapatkan elektoral threshold. Artinya bukan semata-mata mengejar amanah menjadi anggota DPR RI, namun bagaimana partai ini tetap eksis membawa Indonesia sejahtera dalam memperjuangkan aspirasi ummat,” ujar Caleg DPR RI Partai Perindo Nomor Urut 2 Dapil Sumut 1.

Karena bagi Amin (panggilan akrab Aminullah Siagian), memperjuangkan aspirasi ummat, bukanlah sekedar basa basi dibumbui retorika tipu sana sini demi menyenangkan hati rakyat. Dan akhirnya, setelah terpilih buat menjalankan amanah yang wajib dijalankan, jauh panggang dari api, bahkan terkesan acuh tak acuh dimintai janjinya oleh para konstituennya.

Apa yang dikemukan oleh aktifis pergerakan sekaliber Aminullah Siagian ini, yang notabene adalah Ketua Umum DPP HIMMAH, sangatlah beralasan dan berdasarkan kenyataan.

“Janganlah keterlaluan memberikan angin surga untuk ummat, yang pada akhirnya mereka hanya bisa gigit jari menanti dalam ketidak pastian,” tegasnya.

Dan Amin pun tak menampik, jika keberadaannya kini sebagai Caleg DPR RI, menuntut dia melakukan gerilya kampanye demi sebuah amanah, dan keteguhan menjaga amanah untuk kemaslahatan ummat dan kesinambungan ‘nyawa’ Perindo agar tetap eksis di percaturan politik, menjadi pertaruhannya.

“Ummat butuh mata air, dan dengan mata air itu pulalah, bukan hanya jasmani saja yang dibasahi, namun mata air itu juga harus membasahi kerongkongan ummat dan secara tak langsung, membuat rohani mereka pun tercerahkan untuk masa depan hidup yang lebih baik,” jelas Aminullah.

Dan hal itu dapat tercapai, jika selaku goal geter yang diharapkan ummat memberikan pencerahan dari segala sendi kebutuhan kehidupan, menurut Aminullah, secara rapi dan apik harus ditata melalui disign program dengan meningkatkan taraf hidup ummat yang berkesinambungan.

“Sebab dengan ridha Allah, saat saya terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024 mendatang, saya disumpah, berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebagai wakil rakyat di legislatif dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa,” tegas Aminullah. Berita Jakarta, Maududi