Bertekad Jadi Anggota DPRD
Calon Legislatif dari Partai Hanura, Rusdi Lubis (pakai baju hijau) No Urut 1, Dapil 10 (Siantar-Simalungun)

MUDANEWS.COM, Simalungun – Jika seorang Rusdi Lubis menggaungkan tekad dapat membantu umat atau banyak orang dengan pengaruh kekuasaan yang digenggam, bukanlah sekedar isapan jempol atau pepesan kosong belaka.

Sebab tokoh masyarakat Sumatera Utara ini, telah membuktikan keinginan yang diusungnya itu, mampu direalisasikannya semasa beliau mendapatkan amanah memegang kekuasaan.

Sembilan tahun menjabat Direktur SDM PTPN IV, nama besar Rusdi Lubis, benar-benar melekat di hati keluarga besar PTPN IV dan masyarakat Sumut, dengan seabrek programnya yang berpihak untuk kemaslahatan umat.

Dan kini, ketika Penasehat Pemuda Pancasila Sumatera Utara ini memutuskan untuk terjun ke kancah politik, semangat berbuat dan memberikan yang terbaik untuk banyak orang kembali berkobar.

“Dengan saya menjadi anggota DPRD Sumut, bukan untuk mencari uang demi kepentingan pribadi. Karena sejak dulu, ketika saya memegang kekuasaan, saya bisa bantu banyak orang. Namun setelah kekuasaan tidak saya pegang lagi, saya payah bantu banyak orang,” ujar Rusdi Lubis.

Maka dengan amanah yang diperjuangkannya kini untuk menjadi anggota DPRD Sumut, Rusdi Lubis meyakini dapat berbuat yang terbaik bagi masyarakat Sumut dengan kekuasaan yang diembannya kelak.

Dengan latar belakang pernah menjadi Kepala Desa, segalanya telah didapatkannya untuk kenikmatan hidup di dunia.

“Jika saya mengatakan dengan menjadi anggota DPRD Sumut bukan ajang saya mencari duit buat kenikmatan pribadi dan keluarga saya. Sebab mau apa lagi, saya yang hanya anak pinggiran desa ini, telah melalui kekuasaan saya sebagai Direktur di PTPN IV selama 9 tahun. Dan masa saya menjadi Direkturlah, bonus 8-9 bulan diberikan. Karena asal saya orang susah, maka saya sangat prihatin dengan kesusahan,” tutur Rusdi Lubis saat bersilaturrahmi sekaligus ramah tamah bersama masyarakat Marubun Bayu Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, Rabu (26/12/2018).

Rusdi juga mengungkapkan bahwa bukan maksud untuk pamer, namun kenyataan dengan sukses yang diraih 3 orang anaknya, yakni yang sulung bekerja sebagai Polisi, nomor dua pengusaha properti. Dan yang bungsu sukses menjadi dokter. Sehingga fokus pengabdiannya untuk kepentingan umat sangat teruji dan terukur.

Dalam kesempatan itu, Rusdi Lubis yang merupakan caleg Partai Hanura untuk DPRD Sumut nomor urut 1 Dapil Simalungun-Siantar, mengajak kepada generasi muda untuk selalu penuh semangat dan bekerja keras.

“Dulu saya orang susah dan berasal dari pinggiran kampung. Sejak kelas satu SMP, saya sudah cari makan sendiri di pinggir jalan. Dan cita-cita saya pun saat itu, hanya tukang pangkas, karena dengan menjadi tukang pangkas, bisa langsung cepat cair, crek…crek…crek… kena potong rambut tu, langsung dibayar,” ujarnya sambil berguyon menirukan gaya tukang pangkas.

Maka menurut Rusdi Lubis yang juga dikenal sebagai Ketua Harian Himpunan Mandailing Sumut itu, beranjak dari pengalaman hidupnya, untuk meraih kehidupan yang luar biasa, adalah dengan pendidikan.

“Ingatlah dan sampaikan pada orang tua kalian semua, jika punya tiga anak. Maka yang paling tua harus kuliah ke Medan, dan ketika dia berhasil, maka adik-adiknya dibawanya untuk sama berhasilnya seperti dia,” tegas Rusdi Lubis.

Rusdi pun memotivasi para hadirin yang mayoritas adalah generasi muda tersebut, bahwa dengan semakin banyak dilihat, maka semakin cerdas.

“Dapat berkelit ketika sulit. Jadikan akal sehat dan fikiran serta hati yang menggerakkan diri kita. Karena hakikatnya, berjuang adalah merubah kehidupan, dan bukan tidak mensyukuri apa yang ada,” terang Rusdi Lubis.

Rusdi Lubis pun mengingatkan agar jangan seperti hewan atau binatang, dengan memakan orang tuanya sendiri. Karena menurutnya, kunci sukses dalam kehidupan, adalah menyayangi orang tua.

Rusdi juga tak lupa mengingatkan agar para generasi muda menjauhi narkoba.

“Narkoba adalah program Yahudi untuk menghancurkan kita. Maka jangan sampai merepotkan orang tua karena terjebak narkoba,” ketusnya.

Rusdi juga berkeinginan, agar semangat anak-anak muda yang hadir dalam kesempatan silaturrahmi itu, jangan sesekali merasa rendah diri, apalagi sampai menyebut diri bukan apa-apa.

“Sejak dulu, buat sekolah, tak ada duit saya. Numpang sana sini. Semua saya kerjakan dan tak pernah malu kerja apa saja. Bahkan sempat saya jualan jagung,” ucap Rusdi.

Maka jika dengan segenap perjuangannya itu, seorang Rusdi Lubis kini didekati oleh semua orang dari berbagai kalangan, adalah buah dari kerja kerasnya dan tidak pernah merasa rendah.

“Saya di Medan termasuk tokoh. Maka ketika saya masuk ke Siantar, saya ditawari jadi Walikota. Waktu itu, para tokoh di Siantar ini memintanya karena alasan mereka sudah kehilangan tokoh. Namun saya jawab, ya nantilah itu,” ucap Rusdi sambil tersenyum.

Dengan nada tegas, Rusdi juga mengatakan bahwa seiring menuanya usia, keinginannya adalah mencari dunia yang pasti.

Sebab menurutnya, dunia itu ada kehidupan yang pasti dan tidak pasti.

“Kehidupan yang tidak pastilah yang kita cari untuk cari makan, karena itu tidak pasti. Dan berhasil atau tidaknya, berpulang kepada kesungguhan kita. Lalu kehidupan yang pasti adalah mati. Jadi, kalau buat yang muda, dunia ini adalah berjuang untuk hidup. Sementara buat diri saya, dunia adalah tempat berjuang untuk mati, dan hidup kembali untuk lebih bahagia,” jelas Rusdi Lubis.

Sambil bergurau Rusdi mengatakan bahwa dirinya wes gaek. Umurnya aja udah 61. Namun tetap keren, anak Medan gitu lho. Kalau anak Siantar, Siantar Men, sikit bicara banyak tikam.

Maka ketika Rusdi mengungkapkan, kepada anak-anaknya pun dengan tegas dikatakannya bahwa harta yang ada dimilikinya, hakikatnya bukanlah hartanya. Karena hartanya adalah apa yang telah diberikannya kepada orang lain. Jadi, yang dimintanya pun kepada anak-anaknya hanyalah doa yang baik-baik.

Dengan penuh semangat, Rusdi mengajak hadirin untuk mau merubah diri.

“Inventarislah diri kalian, apa kelebihan dan kejelekan kalian. Seperti rezeqi yang telah dijanjikan Allah, sebagaimana terbit setiap pagi. Maka ketika mentari menyinari bumi, seekor rusa harus lebih cepat berlari dari kejaran seekor singa, agar jangan sampai dimangsa si singa. Dan si singa juga harus lebih tangkas memangsa si rusa, agar jangan sampai kelaparan si raja hutan itu. Maka semangatlah dan maju terus. Dan jangan lupa, bergaullah dengan orang yang bisa mengangkat kehidupan kalian. Pandai-pandai untuk mengejar cita-cita,” tandas Rusdi Lubis sambil memohon dukungan agar terpilih menjadi anggota DPRD Sumut periode 2019-2024.

Dalam kesempatan itu, Rusdi Lubis beserta rombongan, juga memberikan support bagi masyarakat setempat dengan bantuan kelengkapan olah raga (volley dan sepak bola), serta bantuan sosial lainnya. Berita Simalungun, Lana