Relawan Buruh Jokowi Sumut
Foto: Pengukuhan REBO Sumut

MUDANEWS.COM, Medan – Menjelang penetapan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI berbagai elemen lembaga mulai banyak menentukan pilihan sosok pemimpin yang layak untuk menjadi sosok Presiden mendatang.

Sosok Presiden selanjutnya harus berkepribadian merakyat, mampu membangun infrastruktur secara massif dan terintegrasi untuk kemudahan rakyat.

“Dan yang terpenting Capres selanjutnya harus berpihak pada kaum blue Collar (kerah biru) /Pekerja/buruh sektor Formal dan Informal dan itu ada pada sosok Pak Joko Widodo,” jelas  Muhammad Ichsan Koordinator Nasional REBO saat melaksanakan Pengukuhan REBO Wilayah Sumut, Jumat (13/7/2018).

Ichsan menambahkan, sudah saatnya issue tentang perburuhan (upah murah, tenaga kerja asing, dan outsorcing) itu tidak menjadi komoditi segelintir tokoh SP/SB demi ingin meraih simpati dan dukungan kaum buruh. Gerakan kaum buruh harus bebas dari agenda politisasi yang berlebihan atau diajak demo untuk menjatuhkan pemimpin yang hari ini sedang kerja melayani rakyat.

Relawan Buruh Jokowi (REBO) akan menjadi sebuah simbol gerakan yang mengajak kaum buruh/pekerja Indonesia untuk menjadi mitra strategis pemerintah sehingga kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah tidak di politisir oleh segelintir oknum tokoh SP/SB yang mencari keuntungan pribadi semata.

Menurutnya, Kekayaan alam di Indonesia yang melimpah, hal tersebut membuat tenaga kerja Indonesia bersemangat untuk bersaing dengan tenaga kerja asing.

“Sumber Daya alam Indonesia sangat luar biasa dari Sabang sampai Marauke, apabila pekerjanya dari indonesia,” jelasnya.

Tenaga kerja Indonesia harus diutamakan oleh pemerintah sehingga nanti mampu menghadapi persoalan pekerja asing yang telah masuk. Adanya sinergi antara buruh dan pemerintah untuk menghadapi persoalan tenaga kerja asing.

“Saya yakin panerforma serta kinerja sudah yang dilakukan oleh bapak Jokowidodo akan dirasakan manfaatnya oleh kaum buruh Indonesia sehingga cita-cita membentuk negara Welfare State (Negara Kesejahteraan) dapat segera terlaksana dan kaum Buruh/kerja mendapat kesejahteraan yang komprehensif,” tutup Ichsan. Berita Medan, Andreas Bangun