GEMKARA
Aktivis GEMKARA Mulkan, ketika berorasi didepan kantor Bupati Batu Bara.

MUDANEWS.com, Batu Bara l Ratusan massa yang berasal dari berbagai elemen kembali turun aksi didepan kantor Bupati Batu Bara, Kamis (22/03/2018). Massa demonstrasi menuntut Pjs Bupati Batu Bara mundur dari jabatannya dan meninggalkan Batu Bara agar tidak terjadi konfilk horizontal antar elemen masyarakat akibat campur tangan Pjs Bupati Faisal Hasrimy.

Salah satu elemen masyarakat yang ikut turun aksi adalah organisasi pejuang pemekaran Kabupaten Batu Bara, (Gerakan Masyarakat Menuju Kabupaten Batu Bara) GEMKARA, yang sangat mengesalkan sikap Pjs Bupati Faisal Hasrimy karena dinilai tidak netral dalam Pilkada Batu Bara dan diduga berusaha memecah belah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu aktivis GEMKARA, Mulkan, dalam orasinya didepan ratusan massa aksi dan pihak kepolisian yang mengawal jalannya demonstrasi tersebut.

“Pilkada serentak 27 juni akan gagal di Batu Bara apabila Faisal Hasrimy tidak angkat kaki dari Batu Bara” kata Mulkan.

“elemen masyarakat Batu Bara telah terpecah belah dan saling mencurigai sejak kehadiran Faisal Hasrimy tiga bulan yang lalu, apabila pilkada damai tidak terlaksana atau gagal sama sekali di Batu Bara ini, maka Faisal Hasrimy lah dalang sekaligus pelakunya pak Kapolres” ujar Mulkan lagi.

Aktivis GEMKARA tersebut juga menjamin setiap minggu akan ada demonstrasi yang akan semakin besar jumlahnya selama Pjs Bupati Batu Bara belum diganti.

Namun seperti diketahui aspirasi massa ditanggapi oleh Asisten II Bupati, beliau mengatakan bahwa bapak Pjs Bupati sedang tidak ada ditempat dan berharap penyampaian aspirasi masyarakat tersebut dapat berjalan dengan aman dan damai.

Dari pantauan mudanews.com, secara keseluruhan aksi demonstrasi tersebut berjalan dengan damai dan tertib, walaupun sempat terjadi saling dorong antara massa aksi dengan Satpol PP namun masih bisa dinetralisir oleh kordinator aksi. Alvian/MN