MTQ Sumut
Sekjen ICMI Muda Sumut, Ismail Marzuki Menilai MTQ Ke 36 Sumut dimana Kabupaten Dairi Sebagai Tuan Rumah Sudah Sesuai Dengan Prosedural Kemenag.

Mudanews.com, Medan – Hal ini di sampaikan oleh Ismail Marzuki selaku Sekretaris Umum ICMI MUDA Sumatera Utara (09/11/2017).

“Kemajemukan panitia MTQ Sumut 2017 merupakan bukti kedewasaan masyarakat Sumatera Utara dalam berfikir dan beragama tetapi tetap sesuai aturan dan koridor yg berlaku” katanya.

Seperti kita ketahui pengukuhan panitia MTQ Sumut sebagaimana rilis Pemrovsu bahwa Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hj Nurhajizah Marpaung melantik/mengukuhkan Panitia Penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 36 tingkat Provinsi tahun 2017, di Gedung Balai Budaya Kabupaten Dairi.

SK pertama Panitia MTQ Provsu, Ketua adalah Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi, ditengah jalan mengundurkan diri. Sesuai ketentuan dari Kemenag, Ketua adalah ex-officio Bupati/Wabup/Sekda. Berhubung Wakil Bupati mundur maka ditunjuk sekda, dengan kesepakatan semua pihak ditunjuk Ketua Harian, H. Walhin Munthe, yang notabene beliau adalah pengurus MUI / Ka LPTQ Dairi. Sedangkan sekretaris dan Bendahara ex-officio adalah Kabag Sosial dan Kabag Keuangan, tetapi para wakil dan yg melaksanakan kegiatan adalah pengurus LPTQ Dairi.

“Susunan panitia sudah sesuai dengan peraturan dari Kemenag, dalam hal ini kemenag juga pasti sudah memikirkan kemajemukan kita masyarakat Sumut” kata Ismail Marzuki.

“Ini hanya sebuah isu yang di bangun untuk menyudutkan Bpk Erry Nuriady sebagai Gubernur di saat tensi politik Pilkada yg sesaat lagi berlangsung, padahal nanti yg memberikan sambutan Pada Pembukaan adalah Ketua Harian dalam ini H. Walhin Munthe bukan ketua, Kita patut belajar dari Kabupaten Dairi dalam hal Toleransi beragama, mereka tidak lagi bicara dalam konsep, tapi sudah dalam tataran action Toleransi Beragama” tambah Sekretaris Umum ICMI MUDA Sumut.

Pada saat Pengukuhan Panitia MTQ kemarin dan melihat suasana Persiapan yang baik, Bpk Irwansyah Pasi menyatakan penyesalan mengundurkan diri pada Ibu Wakil Gubernur, Pada Prinsipnya kondisi di Dairi kondusif dan SK Panitia sebaiknya tidak dirubah lagi karena Waktu yang sudah tinggal 12 hari.

“kepentingan untuk suksesnya acara lebih penting, di banding isu sesat yang dihembuskan segelintir orang yang tidak paham situasi dan kondisi saat itu” tambahnya. Berita Sumut/MN/Ig