FGD KAHMI Deli Serdang
Foto: Ketua MD KAHMI Deli Serdang, Mansyur Pasaribu (tiga kiri) dan yang mewakili Effendi Syahputra yaitu Ilham Sani (tiga kanan).

MUDANEWS.COM, Medan – Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Deli Serdang yang dilaksanakan di Aceh Corner Cafe, Komplek MMTC, Jalan Pancing Medan pada Sabtu (23/9/2017).

Hadir dalam acara tersebut, Mion Tarigan (Bakal Calon Bupati Deli Serdang), Effendi Syahputra (Inisiator Deli Serdang Masa Depan) yang diwakilkan oleh Ilham Sani, Abdi Yanto (Pimpinan DPRD Deli Serdang Periode 1999/Rektor UNIVA Simalungun), dan Faisal Riza (Pengamat Politik UIN-SU) beserta para undangan dari berbagai latar belakang profesi dan jabatan, dan juga dari kalangan aktivis mahasiswa dan pemuda Deli Serdang dan Sumatera Utara.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua MD KAHMI Deli Serdang Mansyur Hidayat Pasaribu, dalam sambutannya Ketua MD KAHMI Deli Serdang mengatakan, bahwa KAHMI Deli Serdang dalam kesempatan tersebut hanya memberikan ruang dan fasilitas diskusi untuk bersama-sama mencurahkan ide-ide cemerlangnya dalam memberikan masukan dan pikiran dalam menyongsong pilkada Deli Serdang, lebih tepatnya kepada wawasan sebagai tolak ukur untuk memilih pemimpin Deli Serdang yang pro rakyat.

“FGD ini hanya sebagai forum diskusi dan KAHMI Deli Serdang hanya sebagai fasilitator,” ungkap Mansyur Pasaribu, sapaan akrab beliau yang juga Ketua SEGI (Serikat Guru Indonesia ) Kabupaten Deli Serdang.

Dia juga mengatakan, bahwa kegiatan tersebut jangan dijadikan sebagai ajang politik apalagi sebagai ajang kampanye oleh para bakal calon bupati atau wakil bupati yang diundang dan atau perwakilan dari kandidat bakal calon tertentu.

Selanjutnya, Mansyur Pasaribu menambahkan, bahwa kedepan diharapkan seluruh bakal calon kepala daerah yang akan maju pada kontestasi Pilkada Deli Serdang agar benar-benar dengan hati nurani yang tulus dan siap untuk melakukan pembangunan masyarakat ke arah yang lebih maju dan bermartabat.

Dalam kesempatan ini, Mansyur Pasaribu berkomentar terkait hasil survei internal yang dilakukan oleh Tim MD KAHMI Deli Serdang mengenai popularitas dan juga elektabilitas bakal calon yang akan maju dalam kontetasi pilkada Deli Serdang tahun depan.

“Bupati Ashari Tambunan (incumbent) masih cukup kuat dan diunggulkan apabila dibandingkan dengan bakal calon yang lain yang akan maju pada kontestasi pilkada Deli Serdang tahun 2018, baik dari segi popularitas maupun elektabilitas sang calon,” demikian dikatakanya ketika diwawancarai oleh wartawan usai acara tersebut.

Namun, Mansyur Pasaribu menegaskan, bahwa KAHMI Deli Serdang dengan hasil survei tersebut bukan dalam kapasitas untuk mendukung sebab KAHMI bukan kapasitas sebagai Partai Politik (Parpol), apalagi sebagai ajang unsur politik terhadap salah seorang bakal calon yaitu Incumbent yang memang diunggulkan dalam survei tersebut. Apabila dilihat dari sudut aspek pendukung yang melekat pada bakal calon bupati Deli Serdang, ada keuntungan tersindiri yang dimilki oleh Bupati Ashari Tambunan (Incumbent) yang di prediksi akan maju untuk periode kedua sebagai bakal calon bupati Deli Serdang, apabila dibandingkan secara head to head dengan bakal calon yang lain.

Terakhir, Mansyur Pasaribu mengingatkan, KAHMI Deli Serdang melihat Ashari Tambunan masih memiliki potensi yang cukup kuat secara politik, bahkan dirinya menilai bahwa tahun pilkada Deli Serdang tahun 2018 masih merupakan panggung incumbent, hal tersebut didasarkan atas belum adanya tokoh ataupun bakal calon bupati yang dirasa mampu mengimbangi Ashari Tambunan.

“Ya tahun 2018 saya menilai masih panggungnya pak Ashari Tambunan selaku incumbent, soalnya kita belum ada melihat calon lain yang lebih kuat, ataupun bahkan minimal mengimbangi beliau,” tegasnya sembari berpamitan dengan para peserta FGD. Berita Medan, Ahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here