Pilgub Sumut 2018
Foto: Mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin, menumpang Betor saat menyambangi Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Jamin Ginting KM 11, Rabu (26/7/2017).

MUDANEWS.COM, Medan – Putri kedua Syamsul Arifin Aisyah Almira menangis menceritakan soal ayahnya yang kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumut pada Pilkada 2018 mendatang.

Dia mengungkapkan, pihak keluarga sempat tidak setuju Syamsul mencalonkan diri. Keluarga meminta Syamsul Arifin agar lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga ketimbang mengurusi dunia politik.

“Kami menyadari beliau pernah ada masalah, tapi ayah kemudian minta izin sama keluarga untuk maju dan dia sampaikan niatnya untuk membantu orang lain. Makanya kami akhirnya mendukungnya, sekarang apapun keputusannya kami sepenuhnya mendukung,” ujar wanita berhijab itu sambil menangis.

Aisyah tampak terus mendampingi ayahnya saat mengembalikan formulir ke PDIP Sumut, Rabu (26/7/2017). Sementara, Syamsul yang ditanyai soal pencalonan dirinya melalui PDIP, dia menyatakan siap untuk maju karena diminta oleh rakyat.

“PDI ini kan partai wong cilik, saya sudah bilang saya ini bekas koruptor. Jadi mereka bilang, bapak bekas koruptor. Tapi sudah di laundry, yang diluar ini masih banyak yang kotor. Tapi pura – pura bersih. Ah gak usah kita kaji itu. Kita bekerja untuk bangsa dan negara, khususnya untuk masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya.

Menurut dia keinginan mencalonkan lagi karena melihat kondisi Sumut yang semakin parah. Masyarakat banyak mengeluh lantaran kesulitan hidup.

“Saat ini masalah kita adalah, kesulitan ekonomi rakyat bawah. Ada cabe mahal kali. Sekarang cabe murah kali, petani menjerit. Ini dimanfaatkan impor. Tapi malah dimanfaatkan pengedar narkoba. Di bawang ada sabu, cabai ada sabu,” pungkasnya. Berita Medan, Yogoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here