Di Usia 26 Tahun, Martha Rianna Meraih Gelar Doktor
Bersama Prof. DR.Masno Ginting M.Sc, Co-Promotorku dan Ayah angkatku

MUDANEWS.COM, Medan – Martha biasa dipanggil seperti itu, perjuangan yang gigih bagi perempuan ini untuk mendapatkan hasil yang terbaik namun berkat kerja keras dan doa akhirnya berbuah manis. Dalam keputusan hasil ujian sidang terbuka pada hari Selasa, 23 Juli 2019 yang dipimpin oleh Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H, M.Hum menyatakan bahwa Martha Rianna Lulus kategori nilai A dan IPK 4.00 dengan predikat kelulusan Dengan Pujian (Cumlaude) dan berhak menyandang gelar Doktor Fisika.

Dr. Martha Rianna sangat bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan tertinggi secara akademik di perguruan tinggi. Ia bercerita ingin mewujudkan impian ayahnya yang bernama Drs. Walfred Tambunan, M.Si merupakan seorang dosen di Jurusan Fisika Universitas Riau yang sudah memasuki purnabakti sejak tahun 2017, sangat menginginkan agar Martha meraih gelar Doktor. Kini impian ayahnya sudah terwujud dengan gelar Doktor yang telah diraihnya. Selain menjalankan penelitian di Pusat Penelitian Fisika-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2F-LIPI) di Serpong-Tangerang Selatan, Martha Rianna juga ikut aktif berpartisipasi sebagai Volunteer International Relations & Protocol Department 18th Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Di Usia 26 Tahun, Martha Rianna Raih Gelar Doktor Memanfaatkan Pasir Pantai 
Saat Sidang Terbuka dihadapan Penguji dan Tamu Undangan

Martha Rianna yang dilahirkan di Jakarta 21 Maret 1993, merupakan lulusan S1 Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau. Martha mampu menyelesaikan pendidikan sarjana dalam waktu 3,5 tahun. Kemudian Martha beruntung untuk mendapatkan beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Kemenristekdikti Batch II pada program studi Doktor Ilmu Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. Program PMDSU di Universitas Sumatera Utara yg dikelola oleh Sekolah Pascasarjana, dipimpin oleh Direktur Sekolah Pascasarjana USU Prof. Dr. Robert Sibarani, MS, dengan Wakil Direktur I Prof. Dr. Dwi Suryanto,M.Sc dan Wakil Direktur II Prof. Dr. Suwardi Lubis, MS.

Di Usia 26 Tahun, Martha Rianna Raih Gelar Doktor Memanfaatkan Pasir Pantai 
Saat Sidang Terbuka dihadapan Penguji dan Tamu Undangan

Selama mengikuti mata kuliah S3 di Universitas Sumatera Utara, dan melakukan penelitian di P2F-LIPI Serpong, waktu yang ia miliki senantiasa digunakan untuk melakukan penelitian secara penuh, disiplin dan berdedikasi tinggi. Dalam Disertasinya ia mengangkat judul “Sintesis Bahan Magnet BaFe12-2xMgxAlxO19 (x=0-0.5%mol) Berbasis Bahan Baku Komersil dan Pasir Besi Alam Sumatera Barat untuk Material Penyerap Gelombang Mikro”. Dibimbing oleh empat Professor dibidangnya yaitu Prof. Dr. Timbangen Sembiring, M.Sc sebagai promotor utama, Prof. Dr. Masno Ginting, M.Sc dan Prof. Dr. Marhaposan Situmorang sebagai Co-Promotor, serta Prof. Drs. H. Perdamean Sebayang, M.Si sebagai pembimbing Lapangan. Prof. Dr. Masno Ginting, M.Sc dan Prof. Drs. H. Perdamean Sebayang, M.Si adalah Guru Besar dari kelompok penelitian Nano-Magnetik di Pusat Penelitian Fisika-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Serpong-Tangerang Selatan.

Di Usia 26 Tahun, Martha Rianna Meraih Gelar Doktor
Dr. Martha Rianna Lulus kategori nilai A dan IPK 4.00 dengan predikat kelulusan Dengan Pujian (Cumlaude) dan berhak menyandang gelar Doktor dalam Usia 26 tahun di Universitas Sumatera Utara

Melalui penelitiannya, Martha yang memanfaatkan pasir dari salah satu pantai di Sumatera Barat telah berhasil membuat bahan magnet barium hexaferrite sebagai penyerap gelombang mikro. Aplikasi riset ini ditujukan untuk menyerap gelombang Micro dari radar untuk pesawat terbang atau kapal selam, sehingga yang terdeteksi oleh radar seolah-olah burung yang sedang terbang dan kapal selam seolah menjadi kumpulan ikan hiu di laut. Selain itu aplikasi material ini dapat dipergunakan untuk menyerap radiasi pada alat microwave yang dapat menganggu kesehatan tubuh manusia.

Di Usia 26 Tahun, Martha Rianna Meraih Gelar Doktor
Martha Rianna sebagai Volunteer di 18 th Asian Games 2018 di Jakarta

Dari hasil penelitian ini, berkat bimbingan para guru besar yang mendampinginya, Martha telah berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya dalam Jurnal Internasional yang sangat bergengsi yang terindeks Scopus Q1 di Case Studies In Thermal Engineering dan Material Letters. Disamping itu, Martha juga aktif mengikuti Seminar Internasional, menghasilkan beberapa Paten Sederhana dan juga menulis Buku Ajar Alat Penguji Material.

Di Usia 26 Tahun, Martha Rianna Meraih Gelar Doktor
Martha Rianna sebagai Volunteer di 18 th Asian Games 2018 di Jakarta

Bagi Martha Rianna, IPK 4.00 dan meraih gelar Doktor Fisika dengan Predikat CUMLAUDE bukanlah akhir dari segalanya. Dia tetap melanjutkan penelitian dan pengabdian pada masyarakat untuk menyalurkan ilmu yang telah didapatnya semasa perkuliahan hingga menyelesaikan gelar Doktor, serta pengalaman-pengalaman yang di perolehnya.

Martha terus mengembangkan bakat dan minatnya, membagikan ilmu yang telah didapatnya untuk nusa dan bangsa agar dapat membantu permasalahan yang ada di masyarakat dengan solusi yang kreatif dan bermanfaat bukannya hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk keluarga, dan terutama untuk bangsa dan negara.