Pemuda Pantang Lemah, Harus Bisa Buktikan Kontribusi Terbaik
Syafi'ie el Bantanie selaku Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan

MUDANEWS.COM, Nusantara – Dalam sesi pagi Regional Leadership Training (RLT) 2019, Syafi’ie el Bantanie, Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, memaparkan materi seputar kepemimpinan dan kepemudaan. Menurut Syafei saat ini pemuda akan selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan sebagai bagian dari penempaan diri.

“Penempaan merupakan salah satu cara Allah melihat usaha hamba-Nya, apakah kita pantas mengemban amanah di Bumi. Kita semua adalah pemimpin maka persiapkan diri agar dapat melewati ujian dengan baik,” katanya dihadapan 115 penerima manfaat Young Leaders (YOULEAD) dari 27 kampus negeri & swasta yang tersebar di 8 wilayah program di Aula Zona Madina Dompet Dhuafa pada Sabtu (31/08/2019).

Ia menambahkan jika pemuda ingin menggapai misi penting bangsa dan ingin menorehkan sejarah kehidupan maka wajib berani mengemban tanggung jawab dan berani keluar dari zona nyaman untuk menjadi pribadi mandiri.

“Tanggung jawab merupakan visi pemuda agar bisa terus bergerak maju. Pemuda itu mandiri, hebat, berakhlak, intinya semua hal bagus ada dalam diri pemuda. Pantang pemuda merasa lemah dan tergantung karena Allah melihat usaha umatnya dalam mengusahakan mimpinya, usaha itulah yang akan menjadi bahan bakar agar idealisme tetap kokoh menopang diri agar bisa berkhidmat kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan kali itu Syafei turut menjelaskan jika Indonesia saat ini kekurangan pemuda yang mampu menjawab tantangan di bidang strategis, padahal salah satu cara agar suara pemuda didengar ialah dengan menguasai bidang-bidang strategis di negara ini.

Pemuda Pantang Lemah, Harus Bisa Buktikan Kontribusi Terbaik
Syafi’ie el Bantanie saat memaparkan materinya

“Pemuda itu selalu haus akan ilmu maka penting diingat jika misi kebaikan kita bukan hanya Indonesia tapi juga dunia, maka luaskan misi dan luaskan mimpi agar langkah menjadi pemimpin dapat terus terpatri . Buatlah roadmap dan pastikan ada misi besar di balik roadmap tersebut. Bonus demografi mesti dikelola sebaik-sebaiknya karena akan membawa kebanggaan dan kebaikan bagi negara kita. Perlu diingat pemuda itu pemikul tanggung jawab, buatlah karya yang dapat terus menyebarkan manfaat seluas-luasnya,” tutup Syafei.

Young Leaders (YOULEAD) merupakan program kaderisasi pemimpin muda strategis berintegritasi berusaha mewujudkan Indonesia berdaya melalui pengembangan kepemimpinan yang ditujukan kepada aktivis mahasiswa untuk membentuk pemimpin muda dengan profil integritas yang kuat dan memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara guna mewujudkan Indonesia berdaya serta menjadi rujukan peradaban dunia. Berita Nusantara, AR