Coret-coret seragam
Terlihat para siswa sedang coret-coret seragam di simpang empat Tanjung Tiram siap melakukan konvoi persisnya di jalan besar Mesjid Lama menuju Simpang Gambus Lima Puluh./foto byErwin. S

MUDANEWS.COM, Batu Bara -Coret-coret seragam sekolah dengan cat semprot usai pelaksanaan Ujian Nasional sepertinya sulit untuk dihilangkan, tradisi negatif tersebut masih saja terus terjadi. Bahkan coret baju dibarengi dengan konvoi dijalanan tanpa menggunakan helm.

Di kabupaten Batu Bara, usai pelaksanaan UNBK hari terakhir terlihat untuk siswa-siswi salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Simpang Empat Tanjung Tiram, Senin (8/4/2019) tampak sejumlah siswa telah memulai konvoi dengan mengenakan seragam sekolah yang telah penuh dengan coretan.

Terkait aksi coret-coret baju tersebut, Ucok, warga Tanjung Tiram, mengatakan,coret-coret baju tidak ada manfaatnya dan hanya hura-hura saja. Dan itu tidak menunjukkan itikad dari seorang pelajar.

“Jika seragam tidak bermanfaat bagi yang bersangkutan lebih baik pihak sekolah membuat kegiatan untuk mengumpulkan dan menyumbangkan baju tersebut kepada yang membutuhkan,” katanya kepada MUDANEWS.COM

Menurut Ucok, lebih baik bajunya disumbangkan kepada saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan. Dari pada di coret-coret dan melakukan konvoi tersebut.

“Disini peran Guru dan instansi pendidikan sangat diperlukan agar memberi edukasi terkait budaya yang tidak bermanfaat tersebut, kita berharap kedepannya budaya negatif siswa ini segera hilang,” tutup Ucok. MN/ER