HMI Tantang UINSU
Muhammad Najib (Ketua Umum HMI Komisariat FSH UINSU Periode 2017-2018) sedang orasi di Aksi Unjukrasa HMI sekawasan UIN Sumut di gedung DPRS Sumut

MUDANEWS.COM, Medan – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) tengah mempersiapkan diri untuk mendapatkan nilai Akreditas A untuk institusi, hal ini ditegaskan oleh Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr KH Saidurrahman MAg dalam sambutannya di Rapat Kerja UIN-SU pada Kamis (14/2/2019) lalu, di Parapat, di kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Najib Ketua Umum HMI Komisariat FSH UIN-SU dalam rilisnya Senin (25/2/2019), menantang UIN-SU untuk menjadi Promotor kebangkitan Islamic World dalam panggung perdaban dunia.

“Pasca Rapat Kerja, kami berharap UIN-SU menciptakan tekhnis program baru yang bukan hanya meningkatkan sisi akademis namun sisi kematangan luhur atau budi pekerti mahasiswa dalam menempuh jalan hidup sebagai hamba Tuhan,” tutur Najib.

Najib menambahkan, kami juga menantang UIN-SU untuk menjadi promotor atau pendobrak kebangkitan & kemajuan Islamic World untuk perabadan dunia.

Najib juga mencontohkan Turki sebagai salah satu Negara Islam yang maju saat ini.

“Kita lihat kepemimpinan di Negara Turki, Presiden Erdogan lahir dari dunia kampus yang bukan hanya matang dari sisi akademis namun sangat matang juga dari sisi pengamalan nilai-nilai ke-islamannya, inilah yang membuat Turki berbeda jauh dengan Indonesia, saat ini Turki makmur dan sejahtera karena dipimpin oleh yang dulunya mahasiswa yang berasal dari jiwa intelektual & iman yang tinggi serta tingkat kematangan luhur & budi pekerti yang dinamis,” jelas Najib.

Lanjutnya, ini terbukti bahwa Presiden Erdogan berasal dari madrasah imam dan khotib yang ada di Turki hingga kini, walau sekularisasi menyerang Turki pada tahun 1924.

“Harapan Kami, UIN-SU harus berbenah, memastikan kami sebagai mahasiswa untuk mampu bersaing dikancah global, apalagi kita sedikit kesal, sebab untuk sekarang sudah mahal, harusnya sebanding dengan program yang bagus dan berkarakter buat kami, dan kami juga berharap UIN-SU dapat membuka kelas atau mata kuliah Imam dan Khatib seperti Turki untuk segenap mahasiswa UIN-SU, agar dari sinilah kita buktikan bersama bahwa UIN-SU mampu menjadi Promotor kebangkitan & kemajuan Islamic World,” saran Najib.

Untuk diketahui, tahun 2017 lalu, UIN-SU telah berhasil mendapatkan akreditasi B semenjak dibawah kepemimpinan Prof Dr KH Saidurrahman MAg sebagai rektor UIN-SU. Berita Medan, MN