Bengkel NDP
Dr Azhari Akmal Tarigan MAg dan H. Faisal Amri MAg foto bersama peserta usai kegiatan Tadarus NDP Ramadan

MUDANEWS.COM, Medan – Momentum Ramadan biasanya diisi dengan kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan. Namun berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Lembaga Bengkel NDP. Lembaga tersebut melaksanakan kegiatan Tadarus NDP Ramadan dengan tema ‘Menggugat NDP: Masihkah Relevan Bagi Keislaman HMI ?. Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan Bengkel NDP ke masyarakat, khususnya bagi kader-kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan di warung kopi sekitar Jalan SM Raja Medan, Kamis (7/6/2018).

Dalam sambutannya, Dr Azhari Akmal Tarigan MAg merupakan Direktur Eksekutif menyampaikan alasan mengapa Lembaga ini diberi nama Bengkel NDP. “Beberapa teman yang kita komunikasikan mengenai nama ini, semuanya pada protes. Karena kata Bengkel itu identik dengan bengkel sepeda, motor, dan lain-lain. Namun kita menyepakati bahwa bengkel itu tempat memperbaiki sesuatu, service. Bengkel NDP ini kita siapkan untuk mendiskusikan dan meluruskan kembali pemahaman-pemahaman kita tentang Nila-Nilai Dasar Perjuangan HMI. Tidak bisa dipungkiri bahwa ke-khasan HMI ada pada Nilai-Nilai Dasar Perjuangannya, NDP itu akan mewarnai dan menjadi spirit bagi perjalanan HMI kedepannya,” jelasnya yang akrab disapa bang Akmal.

Lanjutnya, bahwa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus secepatnya mengembalikan ciri khas perspektif keislamanan HMI yaitu Islam keindonesiaan.

“Kondisi bangsa Indonesia saat ini yang sedang berada dalam tekanan paham radikal, mengharuskan HMI menelurkan kembali misi Islam Keindonesiaan. Oleh karena itu, HMI secepatnya harus mengambil posisi sebagai Ummatan Wasathan, berada pada garis solutif dan yang pastinya tidak mengajarkan Islam Liberal. Sebelum kondisi bangsa Indonesia menjadi semakin lebih kalut,” ungkap Bang Akmal.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan H. Faisal Amri MAg sebagai pembicara dalam perspektif NDP dan spiritual Islam. Dalam materinya H. Faisal Amri menyampaikan bahwa Nilai-Nilai Dasar Perjuangan merupakan asset berharga yang dimiliki oleh HMI.

“Dibalik isinya yang substantif dan cenderung filosofis, kader HMI harus berani menyentuh titik kenikmatan memahami NDP itu, yaitu adanya kerja-kerja religius yang tidak bisa tinggal dari kader-kader HMI,” terangnya,

Oleh karenanya, kehadiran Bengkel NDP ini juga menjadi harapan dari pulangnya kader-kader HMI ke jalan spiritual Islam melalui pemahaman yang mendalam dari Nilai-Nilai Dasar Perjuangan. Hal tersebut beliau lihat sejak menjabat sebagai Ketua Umum Komisariat, Wasekum BPAO dan Kabid KU HMI Cabang Medan bahkan setelah menjadi alumni seperti sekarang ini.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh kader-kader HMI Cabang Medan dari berbagai komisariat bahkan ada yang berasal dari luar HMI Cabang Medan. Ketika di wawancarai, Mawardi yang merupakan kader HMI Cabang Makassar Timur yang sedang berkunjung ke kota Medan meyampaikan kebanggaannya hadir di acara Tadarus NDP Ramadan yang dilaksanakan oleh Bengkel NDP.

“Saya sangat terkesan melihat kegiatan semacam ini di Sumatera Utara, meskipun saya berasal dari HMI Cabang Makassar Timur. Melihat kemajuan intelektual kader HMI Cabang Medan saya sangat optimis, Bengkel NDP ini akan menjadi lokomotif baru dalam agenda pembaharuan pemikiran Islam terutama mengedepankan peran HMI sebagai motor gerakan Islam moderat yang kontra terhadap radikalisme,” akhirnya dengan semangat. Berita Medan, MN