Foto: Menag Lukman lantik Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Jakarta.
Foto: Menag Lukman lantik Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Jakarta.

MUDANEWS.COM, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin meminta Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) untuk berbenah agar semakin baik dan berkualitas. Salah satu hal yang digarisbawahi Menag adalah peningkatan tatakelola kelembagaan.

“Saya memandang penguatan mutu PTKN tidak akan mencapai hasil yang diharapkan tanpa didukung oleh tatakelola kelembagaan Perguruan Tinggi yang baik,” kata Menag saat memberikan arahan pada pelantikan Rektor dan Ketua Sekolah Tinggi, di Jakarta, Jumat (13/10).

Menurut Menag, tatakelola kelembagaan tersebut meliputi perencanaan, keuangan, administrasi dan lainnya. “Ini untuk menopang pengembangan keilmuan dan kegiatan kampus,” ujarnya.

Selain tatakelola, Menag berharap para Rektor dan Ketua Sekolah Tinggi, bisa memprioritaskan program peningkatan mutu dosen melalui program sertifikasi dan tugas belajar. Selain itu, peningkatan mutu juga bisa dilakukan dengan penguatan layanan pendidikan yang modern dan professional.

“Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Keagamaan di lingkungan Kemenag harus mampu memberikan dasar-dasar yang kokoh bagi pembentukan generasi yang beriman dan bertakwa sebagai landasan pembentukan karakter bangsa,” kata Menag.

“Setiap pemimpin dituntut untuk mampu mengimplementasikan fungsi manajerial dan fungsi kepemimpinan secara efektif, dan memotivasi bawahan agar berprestasi,” tutup Menag.

Keempat pimpinan PTKN yang dilantik Prof. Dr. Mujiburraham, S.Ag, MA sebagai Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Dr. Lahaji, M.Ag sebagai Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si sebagai Rektor IHDN Denpasar, dan Dr. Fredrik Warwer, M.Th sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani.

Tampak hadir, para pejabat eslon I dan II Kementerian Agama RI, serta beberapa pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri. (red)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here